Perangkat Makin Canggih, “Game” Tumbuh Pesat

42
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Di jaman internet seperti sekarang, game menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi dari sisi pengguna. Apalagi dengan dukungan perangkat yang mumpuni, maka industri game akan semakin meroket di masa depan.

Jumlah pengguna internet menurut hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2016 lalu mencapai 63 juta atau sekitar 24 persen dari total populasi. Dari jumlah ini, mereka yang aktif bermain game diperkirakan mencapai 6 juta orang atau sekitar 10 persen dari jumlah pengguna internet.

Diperkirakan jumlah pemain game pasif hanya 15 juta orang. Angka ini diperoleh dari data pengguna Facebook di Indonesia yang telah tembus di atas 30 juta orang, dimana 50 persen penggunanya pernah memainkan game online yang terdapat di situs jejaring sosial tersebut.

Sementara riset IDC menyebutkan pasar game di Indonesia tumbuh 81 persen pada 2016. “Pasar game Indonesia tumbuh cukup tinggi,” ujar Consumer Lead Lenovo Indonesia, Kung Shiun, di Jakarta Sabtu (21/1).

Ada 3 kategori pemain game yaitu generation X, professional gamer, dan entry gamer. Generation X bermain antara 2 sampai 5 jam per minggu, professional gamer yang menjadikan game sebagai sumber penghasilan, dan entry gamer yaitu mereka yang baru saja masuk dunia kerja.

Perangkat yang Mumpuni

Dari sisi vendor, Lenovo membidik ketika kategori pemain game ini dengan produk berbeda yaitu Legion Y250 dan Idea Centre AIO Y910. Legion disebutkan menjadi lini produk yang kuat dan fleksibel. “Produk ini lahir dari riset kepada komunitas gamer untuk menciptakan pengalaman gaming yang lebih baik untuk para gamer,” ujar Notebook Product Manager, Lenovo Indonesia, Christy Susastra.

Notebook Legion Y520 menawarkan desain yang ramping, ringan, dan portable untuk kelas PC gaming, dengan tebal 25.8 mm dan berat 2.5 kg. Jeroannya berupa Intel Core i7 generasi ketujuh, mampu meningkatkan produktivitas sebanyak 12 persen dibandingkan dengan jenis prosesor sebelumnya, dan meningkatkan kinerja web 12 persen melalui media engine khusus, dengan kartu grafis NVIDIA GTX 1050/1050GTi atau AMD RX- 560M.

“Legion Y520 memiliki kapasitas penyimpanan hingga 512GB PCI SSD yang bisa mengurangi waktu untuk boot-up dan in-game loading atau penyimpanan 2TB HDD untuk menyimpan semua koleksi game pengguna,” imbuh Christy. Yang menarik dari sisi audio. Legion Y520 dilengkapi dengan dua speaker Harman dengan Dolby Audio Premium. Juga terdapat fitur Lenovo Nerve Sense memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menyesuaikan setting, seperti audio, active keys, cooling, dan network priority, sehingga para gamers bisa tetap fokus pada permainan.

Bagi kalangan profesional, Lenovo memiliki desktop IdeaCentre AIO Y910, produk yang menggabungkan prosesor gaming, grafis, dan memori yang kuat ke dalam satu desain display tanpa sudut untuk pengalaman gaming yang mulus atau effortless. Diperkuat dengan prosesor Intel Core i7 processor dan grafis NVIDIA Ge- Force GTX 1080 8GB, pilihan garfis terbaru dan terkuat dari NVIDIA, perangkat ini menawarkan waktu loading yang cepat dan waktu lag serta stuttering yang lebih rendah. Dengan sensor kedalaman yang terbaik, Intel RealSense 3D Camera, gamer bisa berinteraksi secara lebih intuitif melalui ge- rakan tangan dan bahkan ekspresi wajah. “Legion Y520 dan IdeaCentre AIO Y910 kami ditawarkan antara 15 hingga 17 juta rupiah,” ujar Khung Shiun.

Utamakan Performa dan Grafis

Sementara, Acer tidak mau ketinggalan. Merek asal Taiwan ini ini telah memamerkan seri V Nitro dan Aspire VX 15 untuk seri notebook dan Aspire GX, Acer Predator 21 X, dan Acer Predator 17 X untuk seri desktop.

Aspire V Nitro yang mengutamakan performa dan kemampuan tangguh yang cocok untuk kebutuhan grafis, video editing dan menjalankan aplikasi multimedia lainnya. Notebook ini dilengkapi dengan teknologi Dolby Audio Premium dan diperkuat dengan Acer TrueHarmony untuk output audio yang optimal, tampilan visual di layar yang tajam dan jelas berkat dukungan teknologi IPS dan NVIDIA Ge- Force GTX 10-Series graphics dengan Intel Core i7.

Acer Predator 21 X merupakan desktop dengan layar lengkung ukuran 21 inci beresolusi 2560×1080 px (menghasilkan gambar dengan kualitas 5K). “Seri ini dirancang untuk gamers yang menuntut perangkat dengan performa tangguh,” demikian siaran pers Acer baru-baru ini.

Predator 21 X dilengkapi IntelCore i7 dual NVIDIA Ge- Force GTX 1080 GPUs dengan konfigurasiSLI dan menggunakan teknologi i (pelacak pandangan mata) Tobii yang menghadirkan pengalaman bermain game yang menakjubkan.

Kekuatan Prosesor

Sementara Asus menawarkan ASUS X550IU. Seri ini merupakan notebook gaming pertama dengan AMD Polaris yang diperkuat dengan kombinasi AMD FX-9830, Radeon RX 460 dan RAM DDR4 dengan konfigurasi RAM hingga dual channel. Berbeda dengan yang lain, Asus X550IU yang diperkuat oleh prosesor AMD APU Mobile generasi ke-7 dan kartu grafis AMD Radeon dengan arsitektur Polaris.

Perangkat ini dilengkapi dengan chip Accelerated Processing Unit (APU) kelas tertinggi dari jajaran AMD APU Mobile Generasi ke-7 yakni AMD APU FX-9830P.

“Prosesor ini memiliki kecepatan clock 3.0 GHz hingga 3.7GHz dengan TDP 35 watt, dan sekaligus menjadi notebook pertama di Indonesia yang diperkuat oleh Radeo RX460, kartu grafis berarsitektur Polaris,” ujar, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. Juliana Cen, Rabu (18/1).

Arsitektur Polaris diperkuat berbagai fitur menarik dan dirancang dengan menggunakan teknologi FinFET 14nm yang membawa berbagai penyempurnaan menakjubkan dalam performa sebuah PC dan efisiensi. Fitur menarik pada Radeon RX 460 ini dirancang untuk para gamer yang menginginkan permainan game HD yang jernih, tampilan yang luar biasa halus saat streaming dengan resolusi diatas HD.

“Dalam jajaran APU milik AMD, prosesor AMD APU FX-9830Pmerupakan yang terbaik. Untuk itu, kami memilih prosesor tersebut untuk memperkuat notebook entry gaming terbaru kami yang bertenaga,” sebut Juliana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here