Bekasi Siap Tandingi Harga Properti Jakarta

69
0
SHARE

BHARATANEWS.ID IJAKARTA – Sejumlah pakar akhir-akhir ini menyebut tren hunian masa depan diproyeksikan akan berkembang ke arah barat dan timur meliputi Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabotabekjur). Atau tepatnya, pada kawasan Tangerang-Maja dan Bekasi-Karawang.

Dari empat kawasan diatas, Bekasi dinilai yang paling punya potensi prestisius dengan perkembangan kotanya yang begitu pesat. Ini ditandai dengan akan hadirnya Light Rapid Transit (LRT), serta Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi I.

Imbas dari prospek infrastruktur pun menjalar ke sektor properti. Menurut Wasudewan, Country Manager Rumah.com, median harga properti di Bekasi saat ini berada di kisaran Rp6,5 juta/meter persegi sepanjang tahun 2016.

“Tahun ini, pemerintah telah menargetkan pengoperasian jalan tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu seksi I (segmen Pangkalanjati – Jakasampurna) sepanjang 8,28 km. Rencana ini turut mendongkrak kenaikan harga properti di area Bekasi,” katanya.

“Data Rumah.com mencatat terjadi kenaikan sekitar 1% setiap bulan sepanjang tahun kemarin di wilayah ini. Pada Desember 2016, median harga hunian di Bekasi bisa mencapai Rp6,8 juta/meter persegi,” imbuh Wasudewan.

Bagi pekerja di ibukota yang sedang mencari hunian di pinggir kota, tol Becakayu adalah faktor penting, selain fasilitas LRT.

“Tetapi Anda tidak harus mengelilingi Bekasi untuk mengetahui rumah yang cocok bagi masa depan keluarga Anda. Dengan teknologi virtual 3 dimensi, Anda dapat melihat secara langsung seluruh tampilan rumah dari layar komputer atau smartphone,” Wasudewan melanjutkan.

“Sebagai portal properti terlengkap untuk perumahan baru, Anda dapat mengunjungi www.rumah.com/perumahan-baru untuk melihat pilihan properti baru di Indonesia, termasuk apartemen. Ulasan dari para ahli untuk tiap perumahan juga dapat ditemui di Review Properti (www.rumah.com/review),” tukasnya.

Sementara itu Principal Ray White Summarecon Bekasi, Herry Tan, mengungkapkan perkembangan properti tahun lalu memang condong mengarah ke area timur seperti Kota Bekasi dan Cikarang.

LRT memang menjadi salah satu alasan yang cukup kuat untuk konsumen memantapkan pilihan menetap.

“Hampir 40% pencari rumah datang ke Bekasi karena tertarik dengan adanya LRT. Ditambah lagi faktor lain yakni harga yang lebih terjangkau, terpaut cukup jauh dengan harga rumah di Jakarta,” kata Herry.

Mengenai pertimbangan antara rumah atau apartemen, ia mengaku porsi kebutuhan konsumen terhadap dua jenis tempat tinggal ini masih fifty-fity alias seimbang.

Namun jika dilihat dari segi harga yang diincar, konsumen dengan budget dibawah Rp1 miliar sudah pasti memilih apartemen. Sementara mereka yang punya dana di atas Rp1 miliar biasanya cenderung membeli rumah.

Itu sebabnya, harga properti di Bekasi juga dapat dikatakan progresif. Menurut Herry, harga apartemen di Bekasi Barat dan Timur sudah berkisar Rp400 Juta sampai Rp1 Miliar. Sedangkan harga rumah tapak di Bekasi dengan luas tanah 90m2 dan dua lantai dibanderol Rp1 miliaran.

(rzk/okezone.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here