Home Berita Utama SatPol PP Tinjau Limbah Tergenang Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi Dramaga

SatPol PP Tinjau Limbah Tergenang Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi Dramaga

92
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Setiap perusahaan, termasuk rumah sakit wajib memiliki dokumen pengelolaan ling­kungan yang memuat kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilakukan. Namun masih saja ada warga yang mengeluhkan atas terjadinya isu lingkungan ini.

Khusus limbah rumah sakit, baik limbah cair maupun limbah padat, harus melalui serangkaian pengolahan sebe­lum dilepas ke alam. Karena jika tak diolah, sangat mem­bahayakan lingkungan ter­masuk warga yang tinggal disekitarnya.

Berdasarkan UU Nomor 32 tahun 2009 pasal 99 ayat (1) tentang Perlindungan dan Pe­ng­e­lolaan Lingkungan Hidup, PP Nomor 82 tahun 2001 tentang izin pembuangan limbah cair bagi setiap institusi yang menghasilkan limbah cair seperti hotel, RS dan institusi lainnya, serta keputusan Men­teri Lingkungan Hidup No­mor 58 tahun 1995 tentang limbah rumah sakit, maka institusi swasta maupun pe­merintah wajib memiliki IPAL atau pengelolaan lim­bah padat.

Karena masalah limbah tersebut sudah masuk pidana kalau tidak dikelola dengan baik.

Mendengar keluhan warga, Rudi Wakasi Trantib Satpol PP Dramaga diperintahkan oleh Baehaki Camat Dramaga untuk langsung melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi.

img_20170110_110412

Sudarmaji bagian umum RS Karya Bhakti Pratiwi menjelaskan untuk pengelolaan limbah medis dan non medis bekerjasama dengan PT. Jasa Medivest.

“Awal pembangunan Rumah Sakit ini, kita direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan untuk bekerjasama dengan pihak ke 3, yaitu PT. Jasa Medivest untuk melakukan pengolahan limbah medis dan non medis”, ujarnya.

Sudarmaji menambahkan untuk urusan limbah semua dikerjakan oleh PT. Medivest, kecuali limbah cari domestik.

“Urusan limbah berbahaya seperti B3 itu semua ditangani oleh PT. Jasa Medivest, kecuali limbah cair domestik dari kamar mandi atau wastafel itu dari Dinas Kesehatan”, tuturnya.

img_20170110_110430

img_20170110_110507

Dari hasil peninjauan, selain limbah yang sudah dikelola dan dibuang ke bantaran kali, ada juga kolam limbah tergenang yang tidak memiliki saluran pembuangannya.

Sudarmaji membenarkan bahwa memang belum ada saluran pembuangan untuk limbah tersebut.

“Dari awal memang tidak ada saluran pembuangannya, jadi itu tergenang. Mungkin nanti kita akan bikin saluran pembuangan untuk limbah tersebut”, ujarnya.

img_20170110_110355

Rudi Kasi Trantib Pol PP Dramaga meminta Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi untuk menyelesaikan persoalan limbah tersebut.

“Mohon untuk segera diatasi, jangan sampai ada masyarakat atau warga yang mengeluh. Apalagi untuk limbah yang dibuang di Kali, karna air kali itu digunakan oleh warga sekitar”, pungkasnya. (her/ry/jat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here