Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Mahasiswi Tewas Setelah Minum Kopi di Rollaas

91
SHARE

BHARATANEWS.ID I PALANGKARAYA – Penyidik Kepolisian Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah , akhirnya menghentikan kasus tewasnya Satronelli, Mahasiswi PGSD Universitas Juanda Bogor Jawa Barat saat minum kopi dan makan pizza Rollas Kafe di Palangkaraya.

Hal itu diungkapkan, Kasat Reskrim Polresta Palangkaraya, AKP Erwin Situmorang, Kamis (22/12/2016) kepada Pers setelah pihaknya mendapatkan hasil otopsi dari Dokter di RS Doris Sylvanus Palangkaraya yang menjelaskan pebyebab kematian korban bukan karena minum kopi atau makan pizza.

“Hasil otopsi sudah jelas, ketika diperiksa dibagian organ bagian dalam tubuh korban yang tewas, tidak ditemukan adanya racun atau zat berbahaya lainnya..” katanya.

Selain itu, saat dilakukan pemeriksaan bagian organ paru-parunya ternyata ada bercak putih yang menurut kedokteran adalah penyakit paru kronis atau TBC kronis.” ujarnya.

Dengan adanya data-data tersebut, penyidik kepolisian langsung membuka police line di TKP tempatnya minum kopi dan makan pizza atau di Rollaas Kafe.

“Kasus ini dihentikan, karena semuanya sudah jelas tidak ada kandungan zat yang mematikan dalam tubuh korban. Rencana kami untuk memeriksakan bekas makanan dan minuman yang disantap korban ke Puslabfor Polri di Surabaya juga dibatalkan .” kata Erwin Situmorang.

Sementara itu, Manajemen Rollaas Kafe, yakni Manager Rollaas Kafe, Desta Juna , menegaskan pihaknya dalam menjalankan usaha sudah sesuai prosedur atau legal dan untuk campuran kopi juga sudah ada standarnya atau sesuai standar kesehatan.

Bahkan, untuk campuran pembuatan kopi juga menggunakan biji kopi asli yang semuanya standar saja, tidak ada campuran lainnya, selain itu, kopi yang dibuat tersebut sudah diminum banyak orang dan tidak terjadi apa apa.”ujarnya.(banjarmasin.tribunnews.com)