Polresta Bogor Kerahkan 2/3 Kekuatan dalam Operasi Lilin

71
SHARE

BHARATANEWS.ID IBOGOR – Polresta Bogor mengerahkan dua pertiga kekuatannya yakni sekitar 675 personel pada Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan malam Natal dan Tahun Baru 2017.

“Pada pengamanan Natal yang menjadi objek pengamanan yakni kebaktian dan misa natal di gereja-gereja, kami mengerahkan dua per tiga kekuatan, yakni sekitar 657 orang personel,” kata Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto di Bogor, Rabu (21/12/2016).

Suyudi menyebutkan, di Kota Bogor jumlah gereja cukup banyak yakni 63 gereja terdiri dari delapan gereja besar, 12 gereja sedang dan 43 gereja kecil. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak gereja, karena kami butuh dukungan dari gereja juga dalam rangka pengamanan misa natal dan kebaktian,” katanya.

Menurut Suyudi, hal-hal yang perlu diantisipasi seperti bersifat ancaman terkait terorisme, intoleransi. Upaya pencegahan telah dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah elemen masyarakat, Muspika dan Muspida, serta pengurus gereja bersepakat untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2017.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga sudah meminta Pemerintah Kota Bogor untuk mengerahkan aparat di wilayah seperti camat, lurah dan RW untuk turut membantu pengamanan pada saat natal.

“Umat kristiani akan merayakan natal, kita harus peduli dengan ikut menjaga gereja, jangan sampai ada kelompok yang mencoba melakukan tindakan anarkis, dan tindakan serius yang dapat mengganggu umat beribadah,” katanya.

Suyudi menyebutkan, pada Operasi Lilin 2017 ini anggota Polresta Bogor, dibantu oleh anggota pengamanan samping seperti dari TNI, DLLAJ, Satpol PP dan elemen keamanan lainnya. Total ada 1.410 personel yang dilibatkan.

“Total 1.410 personel yang dilibatkan, 675 dari Polresta Bogor, dan dari instansi TNI serta terkait ada 630 orang,” katanya.

Operasi Lilin Lodaya 2017 berlangsung selama 10 hari dimulai dari 23 Desember 2016 dan berakhir pada 1 Januari 2017. Sebelum pelaksanaan operasi, Polresta Bogor Kota menggelar rapat koordinasi pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2016 di Mapolwil Kapten Muslihat, dihadiri sejumlah instansi terkait.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, pengamanan natal dan tahun baru menjadi tugas dan tanggungjawab bersama, agar umat kristen di Kota Bogor dapat beribadah dengan tenang, aman dan nyaman.

“Pemerintah Kota Bogor siap bersinergi dan bekerjasama dengan semua unsur masyarakat termasuk unsur lainnya untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Bima.

Sementara itu, Pengurus Dewan Paroki Seksi Komunikasi Sosial (Komsos) Gereja Katedral Santa Perawan Maria Kota Bogor, Ignatius Herjanjam menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polisi dan TNI untuk pengamanan Natal nanti.

“Gereja akan melibatkan pengamanan dari dalam khusus bertugas pada saat malam misa, kami juga dibantu pengamanan dari GP Anshor yang mengerahkan 200 anggotanya,” kata Ignatius.

Ia menambahkan, hingga 23 Desember 2016 nanti, seluruh jamaat Gereja Katedral Bogor yang berjumlah 10 ribu orang masih melaksanakan ibadat sakramen yakni penghapusan dosa yang akan didampingi para Romo.

(put/okezone.com)