Pemkot Minta Kelonggaran Pembayaran BPJS Kesehatan

82
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KESEHATAN – Menjelang akhir tahun,ditengah tercekiknya anggaran, Pemkot Samarinda berniat memperpanjang kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu dilakukan karena kontrak kerjasama berakhir hingga akhir tahun ini.
Menurut Asisten III Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Ridwan Tassa, pihaknya meminta kelonggaran untuk membayar para peserta BPJS yang ditanggung pihaknya hingga pertengahan tahun depan.
“Saat ini kami masih menjamin 19 ribu PBI (Peserta Bantuan Iuran). Berhubung Desember ini sudah berakhir kontrak kerjasamanya sementara anggaran belum dibayar, otomatis Januari tahun 2017 mendatang kami harus membayar lagi padahal anggaran belum bisa dicairkan dalam waktu yang cepat.
Mau tak mau kami meminta agar pembayaran dilakukan pertengahan tahun 2017 mendatang,” papar Ridwan.
Menurutnya hal ini pun sudah terdapat dalam perjanjian kerjasama yang disusun karena kalau tidak diurus dengan segera dikhawatirkan berimbas ke pelayanan kesehatan masyarakat. Ia pun memprediksikan APBD 2017 baru bisa cair paling lambat April 2017 mendatang.

“Namun itu tidak termasuk utang Pemkot, sebab permintaan itu baru menjadi utang jika tak kunjung terbayar setelah Juni,” jelasnya.
Hanya saja ia tidak mengetahui secara pasti besaran angka yang wajib dibayarkan pemkot ke BPJS Kesehatan.

“Kami akan segera evaluasi PBI yang ditentukan Dinas Kesejahteraan Sosial, sebab sampai saat ini ada banyak PBI yang mengundurkan diri. Sebab perawatan untuk PBI hanya di kelas III saja. Sedangkan mereka banyak mau di kelas I, sehingga mereka memilih mundur dan menjadi mandiri,” ungkapnya. (ms315)(korankaltim.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here