Pembokaran Bangunan Pakansari Ricuh

62
0
SHARE

BHARATANEWS.ID IBOGOR-Bongkar Bangunan/HILMI ABDUL HALIM/PR

RATUSAN personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran bangunan permanen tak berizin di sepanjang garis sempadan Jalan Alternatif Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Rabu 21 Desember 2016. Beberapa pemilik merasa keberatan karena mengaku memiliki dokumen hak milik tanah di sana.

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran belasan bangunan yang dianggap tidak berizin di garis sempadan Jalan Alternatif Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Rabu 21 Desember 2016. Pembongkaran itu mengundang penolakan pemilik bangunan karena mereka mengaku memiliki dokumen hak kepemilikan tanah.

Kericuhan pun terjadi di antara para pemilik bangunan dan petugas yang akan membongkar. Warga melakukan penolakan pembongkaran, bahkan berteriak menantang petugas agar menguburnya hidup-hidup di dalam bangunan yang dibongkar menggunakan alat berat. Para pemilik bangunan mengaku sudah menyurati Bupati Bogor namun belum ada respon hingga sekarang.

Tak terima rumah tokonya dibongkar, salah seorang pemilik bangunan Suratmi akhirnya melaporkan pembongkaran tersebut ke Lembaga Bantuan Hukum agar ditindaklanjuti ke ranah hukum.

Suratmi mengakui tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). “Setiap kali saya mengurus (IMB) selalu dihambat, dipersulit oleh instansi terkait. Saya menuntut karena saya merasa dirugikan,” katanya setelah berkonsultasi dengan pihak pengacara di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor.

Selain memiliki dokumen hak tanah, Suratmi Juga menganggap pembongkaran bangunan miliknya tidak sesuai prosedur. Saat itu, ia mengatakan bangunan dalam keadaan terkunci karena di dalamnya ada perabotan rumah tangga. Namun, belum sempat dipindahkan perabotannya, petugas tetap melakukan pembongkaran.

Sementara itu pihak Satpol-PP setempat menyebut bangunan yang akan dibongkar di sepanjang garis sempadan Jalan Alternatif Stadion Pakansari sebanyak 17 unit. Kepada Bidang Pengendalian dan Operasi di lembaga tersebut, Asnan memastikan bangunan tersebut tak berizin apabila perintah pembongkaran sudah diterima pihaknya.

“Ini tidak ada kaitannya dengan tanah siapa-siapa. Bangunan yang dibongkar ini adalah bangunan yang tidak ber-IMB,” kata Asnan.***(pikiran-rakyat.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here