Mengapa Bogor selalu Macet?

77
SHARE

BHARATANEWS.ID IBOGOR – Kapolresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, ada delapan permasalahan yang menyebabkan kemacetan di Bogor.

“Dari hasil pemetaan di lapangan, sedikitnya ada delapan permasalahan yang menimbulkan kemacetan di Kota Bogor,” kata Suyudi di Bogor, Rabu (21/12/2016).

Pertama adalah naik turun penumpang oleh supir angkutan umum, di pasar tumpah seperti di Pasar Bogor, Jl Merdeka, dan MA Salmun.

Kemudian penyeberang jalan tidak pada tempatnya, keberadaan pak ogah atau parkir liar, kendaraan parkir sembarangan, waktu masuk dan keluar kerja, serta waktu masuk dan keluar sekolah.

Permasalahan tersebut hatus diantisipadi menjelang libur panjang Natal dan akhir tahun, yakni dengan cara pengalihan arus.

“Dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti DLLAJ, PU atau Pemda dan Organda,” katanya.

Adapun untuk lokasi rawan macet, terdapat 24 titik yang tersebar di enam kecamatan yakni Bogor Utara terdapat Simpang Pomad, Simpang Talang, simpang Jl Baru.

Untuk di Kecamatan Bogor Tengah, titik kemacetan terdapat di simpang Air Mancur, simpang Denpom, Jembatan Merah, simpang Jl Surya Kencana, Tugu Kujang, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Mawar.

Di Kecamatan Bogor Timur, kemacetan sering terjadi di Jl Siliwangi, Hero Pajajaran, Jl Raya Tajur, seputar pusat penjualan tas Tajur. Sementara itu, di Kecamatan Bogor Selatan, titik kemacetan ada di simpang Empang, Jl Pahlawan, simpang Pancasan, Muara Krakatau.

Titik kemacetan lainnya ada di Kecamatan Bogor Barat yakni di simpang Gunung Batu, simpang Semplak, simpang Bubulak. Titik kemacetan di Kecamatan Tanah Sareal ada di Jl Yasmin, jalan baru atau Sholis Iskandar depan Toserba Yogya, dan Jl Kebon Pedes.(kbknews.id)