Lima Perusak dan Penganiaya Pegawai Resto di Solo Jadi Tersangka

81
SHARE

BHARATANEWS.ID I SOLO – Polda Jateng menetapkan tersangka kepada lima pelaku perusakan dan penganiayaan di Resto Social Kitchen Solo, Rabu (21/12/2016).

Kelima tersangka merupakan warga Boyolali, Sukoharjo, serta Surakarta. Mereka berinisial EL, JS, HS, S dan SAF.

“Kami telah tetapkan lima pelaku yang kami ringkus pada Minggu dini hari lalu sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarot Padakova kepada Tribun Jateng.

Menurut Djarot, tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku akan bertambah. Sejauh ini kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi.

“Tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah tersangka. Kami masih mengembangkan. Tim yang dibentuk untuk kasus ini yaitu dari Ditreskrimum, Polresta Solo dan Brimob,” ungkap dia.

Aksi sweeping sekelompok orang di Resto Social Kitchen Solo mengakibatkan sembilan orang luka-luka. Lima di antaranya menderita luka fisik itu adalah perempuan.

“Pelaku marah karena Resto beroperasi melewati batas jam operasional, motifnya itu. Makanya saya perintahkan setiap Kabag Ops bersinergi dengan Pemkab. Mana tempat usaha yang boleh buka dan tidak,” kata Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono.

Pascaperusakan, Polda Jateng berhasil membekuk lima pelaku di waktu dan lokasi yang berbeda. Mereka masuk memakai penutup muka dan helm.

Penyidik menggunakan rekaman kamera pengawas untuk memeriksa para pelaku yang berhasil di tangkap di rumah, jalan dan sebagainya.

Condro berujar, para pelaku akan dijerat pasal tindak pidana bersama-sama. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman pihak kepolisian.(tribunnews.com)