Ini Tahapan yang Perlu Dilalui Ormas Asing untuk Beroperasi di Indonesia

88
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Pembentukan organisasi massa di Indonesia mendapat sorotan. Pasalnya, Presiden Joko Widodo baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2016 yang mengatur soal pembentukan Ormas.

Polemik muncul karena dalam PP itu juga diatur tentang pendirian Ormas Asing. Berdasarkan UU itu, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi ormas sebelum bisa beroperasi di Indonesia.

“Izin prinsip dan operasional. Izin prinsip didasari beberapa aspek yang diawali pendaftaran, memakai surat, lalu ada pertanyaan mengenai siapa mereka, asal dana, program, bantu pembangunan Indonesia atau tidak, merugikan atau tidak, lalu kita wawancara. Setelah selesai, kita beri izin prinsip,” ujar Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia, Hassan Kleib, di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Namun, setelah Kemenlu memberikan izin, ormas asing itu tidak serta merta bisa memulai kegiatanya di Indonesia. Harus ada izin operasional yang diberikan oleh kementerian terkait, seperti ormas asing yang bergerak dalam bidang kesehatan, harus mendapat izin dari Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Hassan juga menyebut paling lambat, setiap tiga tahun akan ada evaluasi terhadap ormas itu. Jika ketahuan melanggar akan diberikan peringatan dan bila terus melakukan pelanggaran, maka izin akan dicabut.

Pekan lalu Hassan menyebut Kemenlu baru saja mencabut izin dua ormas asing karena melakukan pelanggaran.

Dia menambahkan, selain langkah-langkah di atas, Kemenlu juga mengambil langkah tambahan, yakni meminta informasi dari Kedutaan Besar Indonesia di negara asal ormas itu berasal, mengenai ormas bersangkutan.

Ormas-ormas asing yang sudah beroperasi di Indonesia antara lain Save The Children, CARE, Ford Foundatioan, The Asia Foundation, dan Hivos. Terbaru menurut Hassan, Doctor Without Border juga akan membuka kantor di Jakara dan saat ini sedang membahas mengenai izin operasional dengan Kementerian Kesehatan.(kriminalitas.com)