Unand Percepat Go Internasional

77
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Univer­sitas Andalas (Unand) tengah gencar melakukan berbagai upaya untuk memenuhi syarat agar bisa segera go internasional atau menjadi perguruan tinggi berkelas internasional.

Rektor Unand, Prof. DR. Tafdil Husni, SE. MBA mengatakan, beberapa syarat sebuah universitas diakui sebagai perguruan tinggi berkelas internasional adalah, pertama, menerbitkan penelitian di jurnal internasional yang terin­deksi Scopus. Kedua, bekerja sa­ma dengan universitas luar negeri.

“Kerja sama tersebut bukan hanya MoU (nota kesepahaman, red-), tetapi sudah ada realisasi, seperti riset, pertukaran maha­siswa, dan pertukaran dosen. Selama ini, Unand sudah mela­kukan pertukaran mahasiswa dengan sejumlah universitas di luar negeri. Jumlahnya sudah ratusan mahasiswa. Begitu juga dengan pertukaran dosen. Sudah ada beberapa dosen Unand yang mengajar di luar negeri,” ujar Tafdil di Padang, Minggu (18/12).

Mengenai riset (penelitian), Tafdil mengatakan jumlah riset yang dilakukan harus banyak dan me­merlukan banyak dana. Untuk meraih dana penelitian, pihaknya melakukan kerja sama dengan pi­hak-pihak terkait penelitian tersebut.

Ketiga, mahasiswa asing ku­liah di Unand. Sejauh ini, kata Tafdil, cukup banyak mahasiswa asing yang kuliah di Unand. Fakultas di Unand yang paling banyak mahasiswa asingnya ada­lah Fakultas Kedokteran.

“Agar semakin banyak maha­siswa asing yang kuliah di Unand, kami melakukan kerja sama de­ngan negara luar. Dalam kerja sama itu, kami memberikan gam­baran kepada mereka agar tertarik menguliahkan anak bangsa mere­ka ke Unand. Selama ini, kerja sama itu sudah kami lakukan,” tutur Tafdil.

Salah satu hal yang akan dilakukan Unand untuk mem­percepat diri menjadi universitas berkelas internasional, kata Tafdil, adalah berupaya agar ma­suk program khusus yang diada­kan oleh pemerintah. Program tersebut akan dibuka pada 2017 dengan melibatkan beberapa kementerian. Tujuan program itu untuk mempercepat universitas go international.

Pada pengukuhan Ketua De­wan Pimpinan Pusat Ikatan Kel­uarga Universitas Andalas (DPP IKA Unand) 2016-2010, Minggu (4/12) lalu, Tafdil mengatakan, saat ini pihaknya tengah men­dorong 10 program studi untuk bisa dapat akreditasi interna­sional. Strategi untuk itu antara lain untuk membawa nama Unand di lingkungan internasional dan melakukan percepatan penye­baran riset.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki target menjadikan Unand masuk 100 universitas terbaik tingkat Asia. Saat ini, Unand merupakan universitas peringkat ke-11 di Indonesia. (*)(harianhaluan.com)