Dokter Ini Pensiun Setelah Praktik Selama 71 Tahun

73
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Seorang dokter yang tinggal di Kota Newcastle, Australia, Neville Rothfield kini berusia hampir 95 tahun.

Jumat (16/12/2016), Rothfield pensiun setelah melakukan praktek selama lebih dari 71 tahun.

Rothfield diperkirakan adalah dokter tertua dan paling berpengalaman yang pernah berpraktik di Australia.

Lelaki ini menjalani pendidikan menjadi dokter di sebuah universitas di Sydney, dan lulus di tahun 1945.

“Ketika saya menyelesaikan pendidikan sekolah menengah, pilihan yang tersedia bagi saya dan teman-teman adalah kedokteran, teknik, atau hukum.” kata dia.

“Saya tidak tertarik dengan hukum, ayah saya bilang ‘jangan masuk ke fakultas teknik — mereka akan menjadi orang yang pertama mengalami kelaparan bila ada resesi, jadi pilihannya adalah kedokteran.”

“Saya kira itu juga yang sebenarnya akan menjadi pilihan saya.”

Selama menjadi dokter, Rothfield sudah bekerja di berbagai negara selain di Australia.

“Pada waktu itu tidak banyak lapangan kerja tersedia bagi lulusan pasca sarjana di Australia.” kata dia.

“Saya ingin menjadi dokter anak, jadi saya ke Inggris untuk belajar dan malah tinggal di sana.”

“Saya menyelesaikan pendidikan di sana, dan juga mendapat istri dan tiga anak.”

Ketika tiba kembali ke Australia, Rothfield berperan besar dalam mengembangkan keahlian mengenai kedokteran anak-anak di Newcastle.

Perubahan profesi
Dunia umumnya dan dunia kedokteran juga banyak berubah sepanjang masa praktik kedokteran yang dilakukan Rothfield.

Dia mengatakan, penggunaan antibiotik merupakan salah satu perkembangan paling penting di dunia kedokteran yang disaksikannya.

“Ketika saya lulus, tidak ada antibiotik ketika itu,” kata dia.

“Ada satu infeksi khusus ketika itu — osteomyelitis, infeksi tulang, dan mereka yang menderita itu akan mengalami kesulitan sepanjang hidup mereka.”

“Juga ketika itu ada polio. Saya kira saya mungkin yang menangani kasus polio terakhir di Newcastle.”

“Melihat hal-hal baru terjadi seperti misalnya operasi jantung, operasi perut, ultrasound, pemindai CT, hal-hal yang sebelumnya hanya bisa jadi impian, inilah yang terus membuat saya bekerja.”

Rothfield mengaku, kedokteran sudah menjadi bagian besar dalam kehidupan dan semuanya mendatangkan kepuasan mendalam.

Selain itu, kebiasaannya untuk menunda keputusan untuk pensiun terus berlanjut hingga sekarang.

Awalnya dia ingin pensiun di usia 50.

“Tiap kali saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa ‘saya akan pensiun di akhir tahun. Dan kemudian ketika bulan November, Desember, saya mengatakan ‘nanti lihat tiga bulan lagi,” dan kemudian berlanjut enam bulan,” sebut dia.

“Saya kira sekarang waktunya untuk tidak menunda lagi, dan betul-betul pensiun.”

“Saya tidak akan bertambah muda, dan saya kira kita semua memerlukan pikiran yang muda, dan pikiran yang segar.”

Rothfield mengatakan, dalam masa pensiunnya dia akan mencurahkan waktu untuk membuat kapal-kapal mainan di rumah dan mengurusi kebunnya.

“Hari terakhir saya bekerja ini, akan sama seperti hari-hari lainnya, saya hanya akan melangkah keluar dari pintu,” kata dia.(internasional.kompas.com)