Sempat Mangkrak Dua Tahun, “J-Sky” Dipasarkan Kembali

82
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Sempat terhenti selama dua tahun sejak pencanangan perdana (ground breaking) pada 1 Juni 2013, akhirnya pembangunan apartemen Jungle Sky diteruskan kembali.

Hunian vertikal yang berada di area perumahan Bogor Nirwana Residence, Bogor, ini diperkenalkan kepada publik dengan nama baru J-Sky, menyusul diambilalihnya manajemen lama oleh PT Graha Andrasenta Propertindo Tbk.

Menurut Direktur Utama PT Graha Andrasenta Propertindo Tbk Agus Jayadi Alwie pembangunan J-Sky sempat terhenti saat penjualan sudah mencapai separuh dari total 452 unit.

Dari total 50 persen itu, 10 persen di antaranya dikembalikan konsumen seiring pembangunan yang tak kunjung menampakkan perkembangan.

“Setelah manajemen berganti, kami berkomitmen untuk meneruskan pembangunan hingga selesai dan serah terima kepada konsumen akhir 2017 nanti,” terang Alwie kepada Kompas.com, usai prosesi tutup atap (topping off), Sabtu (17/12/2016).

Dia menambahkan, dengan manajemen baru diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan pasar kepada J-Sky.

Terlebih, sejak perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berstatus terbuka, harga saham terus meroket. Kondisi ini dijadikan bekal bagi perseroan untuk meyakinkan pasar.

J-Sky ditawarkan dengan harga Rp 14 juta per meter persegi atau sekitar Rp 290 jutaan. Sebelumnya, ketika dipasarkan perdana tiga tahun lalu, harganya masih berada pada level Rp 11 juta per meter persegi.

Alwie memastikan, harga tersebut akan terus bergerak naik seiring rencana pemerintah membangun akses berupa Jalan Lingkar Dalam Bogor atau Bogor Inner Ring Road yang melintasi J-Sky.

Untuk merealisasikan pembangunan J-Sky ini, perseroan merogoh kocek senilai Rp 90 miliar. Sejumlah Rp 38 miliar di antaranya berasal dari kredit konstruksi Bank Bukopin Syariah.

“Sementara sisanya dari dana hasil initial public offering (IPO) dan penjualan,” tutup Alwie. (kompas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here