Jembatan Balong Sari Selesai Dibangun Warga Pun Senang

79
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Warga di Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung dan Kelurahan Pitara, Pancoran Mas Depok, Jawa Barat menyambut baik selesainya proyek perbaikan jembatan Balong Sari yang sempat ambrol beberapa bulan lalu

Bagi warga jembatan itu sangat penting sebagai jalur penghubung di dua kecamatan. Namun, mereka juga berharap tak cepat ambrol atau rusak lagi karena sama sekali tak menggunakan rangka baja atau besi tapi menggunakan enam buah hong atau
gorong-gorong dari beton saja.

“Alhamdulillah… Jembatan Balong Sari sudah dapat dilalui setelah diperbaiki seenam bulan terputus akibat ambrolnya badan jemabatan akibat diterjang luapan air Kali Krukut,” kata Ny. Imas, warga Kampung Rawa Geni, Cipayung, Jumat (17/12).

Jembatan penghubungan dua kecamatan ini, tambah ibu dua anak tersebut sangat penting bagi warga sekitar untuk beraktivitas setelah ambrolnya badan jembatan sekitar 19 Agustus 2016 lalu terpaksa warga harus berputar cukup jauh jika ingin kearah Depok maupun Cipayung.

Andi, warga itara, berharap proyek yang hanya dikerjakan dalam waktu dua minggu an mampu bertahan cukup lama apalagi dibangun dengan hanya menghabiskan Rp 400 juta dan i tak menggunakan tulang rangka besi atau baja untuk menahan beban badan jembatan tersebut.

Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) , Manto, mengaku sangat senang dengan target yang telah dijanjikan rekanan untuk menyelesaikan pembangunan dalam waktu crpat walaupun belum semuanya
selesai atau finising terus dilakukan hingga 23 Desember 2016

“Yang terpenting jembatan ini sudah dapat dilalui masyarakat baik kendaraan maupun pejalan kaki serta ini merupakan upaya Pemkot Depok melayani masyarakat dengan mempercepat proyek pekerjaan perbaikan jembatan Balongsari,” tuturnya.

Kekhawatirwan masyarakat bakal ambrol lagi karena tak menggunakan rangka baja, tambah Manto, tentunya sudah diperhitungkan dandiharapkan tak terjadi karena kekuatan badan Jembatan Balongsari diperkirakan dapat mencapai 20 hingga 25 tahun lamanya dan ada garansi selama enam bulan dari pihak kontraktor. “Pihak DBMSDA sendeiri terus mengebut perbaikan dan pekerjaan sekitar 38 titik jembatan lainnya di Kota Depok,” imbuhnya. (postkota)