Pelanggar Tilang Antre di PN Bogor, “Kalau Bayar Online, Saya Tak Perlu Libur`

71
0
SHARE

BHARATANEWS.ID I BOGOR – Ribuan orang menyerbu Pengadilan Negeri (PN) Klas IIA Bogor Jumat (16/12/2016). Warga yang terkena tilang saat berlangsung operasi patuh Lodaya 2016 mendatangi pengadilan, guna mengikuti sidang atas pelanggaran lalulintas sesuai dengan yang tertera pada surat tilang.

Beragam kesalahan pelanggaran yang berlangsung selama dua minggu operasi yang dilakukan secara nasional ini.

“Beragam pelanggaran. Ada yang tidak punya SIM, ada yang motornya tanpa dilengkapi STNK saat terkena operasi lalu ada juga yang tidak pakai helm hingga melanggar rambu-rambu lalulintas,”kata petugas pengadilan.

Sohibul 39, warga Karadenan Bogor mengaku, ia terkena tilang karena tidak memiliki SIM dan lupa memakai helm doubel.

“Saya salah karena tidak punya SIM saat berkendara di jalan raya. Lalu istri yang saya bonceng tidak memakai helm. Saya di tilang dan sekarang saya mau ambil STNK motor yang ditahan saat operasi,”katanya.

Intan 22, warga Ciomas Bogor yang ikut dalam kerumunam ribuan orang guna mengikuti sidang mengaku, hari ini dirinya tak masuk kerja, karena ingin mengikuti sidang atas pelaggaran yang ia lakukan saat mengendarai motor di jalan.

“Nggak punya SIM mas. Saya sudah dua kali ikut tes agar dapat SIM tapi gagal,”ujarnya.

Dengan panjangnya antrian hanya untuk menunggu giliran sidang yang memakan waktu lama, karyawan swasta ini mendukung, jika ke depan polisi menerapkan pembayaran tilang secara online.
“Kalau bayar tilang secara online, saya tidak perlu libur kerja. Kalau hari ini saya belum bisa ambil STNK, maka besok balik lagi. Pusing saya,”kata Intan.
(yopi/sir/poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here