Sisi Internet dan Deep Web

3221
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | TEKNOLOGI – Apakah kalian mengetahui tentang internet? bukan lagi kata baru di telinga kita, baik dari kalangan muda dan tua pasti mengetahui tentang internet, tetapi yang selalu kita konsumsi sehari-hari pun belum tentu mengenal lebih jauh tentangnya,

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) di kutip dari wikipedia. Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Internet sendiri dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan.

Internet itu dianalogikan seperti gunung di tengah samudra, dimana bagian atasnya hanya terlihat sedikit, kita ambil contoh google, yahoo, wikipedia, amazon, dan website lain yang biasa kita ketahui. Sedangkan dibagian permukaan dan dalamnya samudera menjadi sebuah misteri tersendiri, misteri kedalaman internet biasanya tidak bisa diakses oleh orang awam dan tidak bisa juga diakses dengan browser standar yang kita kenal selama ini.

Dalam hal biasanya di sebut dengan Deep web, Dark net, Invisible Web, Hidden Web, dan Undernet, pengguna internet awam dari seluruh dunia saat ini dikabarkan hanya dapat mengakses sedikit sakali konten internet, yaitu sekitar kurang lebih 4 persen saja dari seluruh pencari standar yang ada sekarang, seperti Google, Yahoo atau Bing, menurut Sickchirpse seperti dilansir laman The Guardian.

Menurut ahli-ahli, sebagian besar konten di deep web berisi tentang database-database dari hasil penelitian/riset yang dilakukan oleh lembaga-lembaga akademis dan lembaga-lembaga pemerintahan serta situs-situs pribadi. Ini mungkin salah satu penyebab “hidden” nya situs-situs pada deep web karena memang bukan untuk konsumsi umum.

Mengakses Deep web diperlukan sebuah browser khusus, salah satunya dengan TOR Browser. TOR sendiri adalah kepanjangan dari The Onion Router, sebagian besar website deep web menggunakan domain .onion bukan .com.

Adapun informasi publik yang ada di Deep web lebih besar 500 kali lipat lebih besar dari web biasa, menurut Study eksplorasi yang dilakukan oleh Universitas California, hasil ukuran dari DEEP WEB itu sendiri adalah 91.000 Terabite dan pada tahun 2004 mencapai 300.000 website yang telah terdeteksi. Di bandingkan dengan informasi pada WEB biasa kurang lebih 19TB(terabyte) atau yang terindex. Di dalam Deep Web sekitar 550 miliar dokumen rahasia bila dibandingkan dengan 1 Miliar dokumen yang ada pada web biasa atau yang terindex lebih dari 300.000 website aktif dan dan dapat diakses tanpa enskripsi di dalam Deep Web. Kualitas informasi DEEP WEB pun lebih besar dari website yang sudah terindex di mesin pencari standar (Karena semua file rahasia) lebih dari 95% informasi dari website yang ada pada DEEP WEB dapat diakses tanpa registrasi atau bayar alias gratis.


Deep Web adalah kategori terbesar dari Internet, lebih besar dari yang telah terindex pada mesin pencari ditambah lagi semua yang ada di Deep Web berupa identitas asli hacker internasional, ilmuwan yang bergerak dibidang non-kemanusian, gembong narkoba internasional, pembunuh bayaran, para astronom, ahli psiskis, revolusioner, Anggota Pemerintah, Polisi, orang “gila” (yang jenius), terroris, penganggu, pencuri data, penculik, Sosiolog eksak, pedophilia, dan lain-lain. hal yang tidak akan di sangka seperti nyata di dalam Deep Web.

Dan karena itu sisi baiknya hanya sedikit dalam konten Deep Web, karena itulah dinamakan Deep Web. Sama seperti dalamnya lautan yang sangat sulit ditembus oleh cahaya, begitu pula Deep Web, tergantung dari kita menyingkapi dan memanfaatkan internet. (ry) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here