Polda Jabar-KPK Soroti Pungli di Kota Bogor

122
SHARE
BHARATANEWS.ID IBOGOR – Banyaknya pengungkapan Pungutan Liar (Pungli) di wilayah Kota Bogor mendapatkan sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.
 
Perwira Menengah Bidang Pengawasan Polda Jawa Barat AKBP Hidayat mengatakan, saat ini sudah ada Tim Satuan Pemberantasan Pungutan Liar �” Saber Pungli yang untuk Provinsi Jawa Barat langsung dipimpin Gubernur sedangkan untuk Kota Bogor nantinya dipimpin Wali Kota.
“Kepolisian berada sebagai Pelaksana di lapangan yang melakukan menindakan setiap pelaku, untuk kemudian diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk mendapat penegakan hukum,” ungkapnya Kamis (15/12/2016) siang di Balikota Bogor.
Hidayat melanjutkan, dalam pelaksanaan tim Saber pungli Kota Bogor sudah melakukan penindakan di lebih dari sepuluh TKP dengan mengamankan puluhan pelaku pungli mulai dari preman jalanan sampai aparatur keamanan.
“Kami sudah menangkap pelaku pungli dari pelayanan publik yang ada di tengah masyarakat, bahkan pelakunya sudah dilakukan penegakan hukum. Kami juga memberikan pembinaan kepada seluruh instansi yang berkenaan dengan pelayanan publik,” tambahnya.
Dampaknya sendiri menurut Hidayat, setelah Kepolisian melakukan operasi Saber Pungli di sektor pelayanan publik seperti transportasi, jalan umum dan parkir maka masyarakat bisa merasakan efek tertib dan lancar dalam mengakses sejumlah pelayanan tersebut.
“Saat ini kami juga terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah aduan masyarakat terkait pungli yang bertebaran di sejumlah instansi sehingga tim akan kembali melakukan tindakan hukum apabila ada dugaan kuat terjadinya praktik pungli di tengah masyarakat,” terangnya.
Ia juga mengatakan, wilayah Kota Bogor mendapat sorotan adanya tindak pidana pungli sebab sudah banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan praktik Pungli pada sektor pelayanan publik seperti perparkiran.
“Untuk itu dengan ditertibkan dampak dari penegakan hukum tim saber pungli itu bisa dinikmati masyarakat dengan terciptanya ketertiban di jalan raya,” terangnya.
Sementara pengawasan terhadap praktik pungli di Kota Bogor juga dilakukan KPK, seperti dikatakan salah seorang anggota KPK bidang pencegahan, Dimas. Penegakan hukum terhadap pelaku pungli harus dilakukan karena tindak pidana korupsi tidak hanya melihat nominal uang tetapi adanya bentuk kejahatan yang bisa merugikan kepentingan umum.
“Selanjutnya KPK siap membantu Polri dalam penegakan hukum kasus Korupsi. Penting untuk menjadi kesadaran bersama untuk mencegah adanya Pungli dengan meningkatkan pelayanan publik dengan memperhatikan koridor hukum yang ada, sehingga pelayanan publik di Kota Bogor bisa berjalan dengan baik dan benar dirasakan manfaat oleh masyarakat secara maksimal,” bebernya.[ito/inilahkoran.com]