Kang Emil minta pelayan toko tak dipaksa pakai atribut Santa Claus

50
0
SHARE

BHARTANEWS.ID I BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada pemilik toko agar tidak memaksakan pegawainya yang muslim tidak menggunakan atribut santa claus. Biasanya karyawan di sejumlah toko menggunakan atribut tersebut untuk meramaikan momen hari raya Natal.

“Intinya ada aspirasi dari mereka-mereka yang merasa terpaksa, itu saja-kan. Sehingga dari saya jelas silakan mengambil kebijakan rutin seperti itu, tapi kepada karyawan yang muslim harus ditanya dulu apakah dianya ikhlas apa tidak (menggunakan kostum sinterklas), jangan ada paksaan,” kata pria yang akrab disapa Emil ini, di Bandung, Rabu (14/12).

Dia mengaku, imbauan dalam surat edaran itu dikeluarkan karena mendapat keluhan dari pengguna media sosial jika diharuskan menggunakan atribut tersebut. “Ini kan urusannya menyangkut keyakinan, tentunya tidak boleh dianggap sepele. Jadi Pemkot Bandung sudah mengimbau untuk tidak meminta atau memaksa di luar keikhlasan karyawannya,” ujarnya.

Menurutnya, surat ini sifatnya bukan melarang pengusaha mengenakan atribut santa claus pada pekerjanya. Namun lebih baik dipertanyakan terlebih dahulu kesediaan pegawainya terkait pemakaian atribut tersebut.

“Kalau warganya ikhlas ya silakan,” imbuhnya.

Bukan hanya di momen Natal, Emil juga berencana membuat edaran serupa di hari besar keagamaan lainnya. Sehingga terasa adil untuk semua warga Kota Bandung yang memiliki keberagaman agama.

“Hal yang sama juga akan dikirimkan imbauan di hari agama lain. Intinya boleh saja selama ada paksaan, menjelang lebaran juga surat imbauan disampaikan,” katanya.(merdeka.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here