Tak Cukup 1000, Warga Bogor Minta 10 Ribu Tiket Final Piala AFF

81
SHARE

BHARATANEWS.ID |Bogor – Permintaan spesial datang dari warga Bogor jelang final Piala AFF 2016 yang mempertemukan Timnas Indonesia versus Thailand pada Rabu (14/12/2016) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sebagai “tuan rumah” warga Bogor meminta agar mereka mendapat jatah sebanyak 10 ribu tiket dari tiga kategori dari PSSI. Hal itu disampaikan Sekdispora Kabupaten Bogor, Wawan Darmawan.

“Kami tidak mampu bila hanya mendistribusikan 1.000 tiket karena antusiasme warga sangat besar. Makanya kami akan berusaha menyediakan tiket dalam jumlah lebih banyak untuk warga Bogor,” kata Wawan Darmawan.

Pada leg pertama semifinal, PSSI memberikan jatah 1.000 tiket pada warga Bogor. Namun, penjualan secara manual akhirnya dibatalkan karena animo masyarakat membeludak, tidak sebanding dengan jumlah tiket yang tersedia.

Berkaca dari pengalaman itu, tidak heran bila sejumlah elemen di Bogor meminta kuota tiket lebih banyak. Mereka menilai, jadi hal wajar bila warga Bogor meminta jatah tiket lebih banyak karena status mereka sebagai tuan rumah.

Hendra Budiman, Ketua Askab PSSI Kabupaten Bogor, berharap PSSI maupun panpel final bisa mendengarkan keinginan dan memberikan solusi atas aspirasi itu.

“Kami juga mencintai Timnas Indonesia. Masyarakat di sini pasti mampu membeli (tiket) sesuai kategori yang dijual PSSI,” ujar Hendra.

Kalangan suporter di Bogor juga angkat bicara. Ultras Persikabo Curva Sud (UPCS), misalnya, menilai jumlah 1.000 tiket yang dibagikan untuk warga Bogor terlalu sedikit. Penyediaan sebanyak 10 ribu tiket dianggap bisa jadi solusi untuk antusiasme warga Kota Hujan yang cukup tinggi terhadap Timnas Indonesia.

Di sisi lain, pada Sabtu (10/12/2016) sore ini PSSI diagendakan menggelar sesi konferensi pers terkait penjualan tiket partai final Piala AFF 2016. Termasuk berapa tiket yang akan dilempar ke pasaran.

Sejauh ini PSSI baru merilis bila sebanyak 15 ribu tiket untuk kategori 3 dijual dengan mekanisme offline atau secara manual melalui loket-loket penjualan yang sudah ditunjuk, mulai Selasa (13/12/2016).(bola.com)