Home Internasional Romney Jadi Menlu, “Harga” yang Harus “Dibayar” Trump demi Republiken?

Romney Jadi Menlu, “Harga” yang Harus “Dibayar” Trump demi Republiken?

14
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Perbedaan pendapat di antara para penasihat Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump terbuka ke muka publik, Minggu (27/11/2016).

Hal ini terjadi ketika manajer kampanye Kellyanne Conway mengingatkan Trump bahwa dia bakal mendapat reaksi keras dari para pendukungnya, jika memilih Mitt Romney menjadi Menteri Luar Negeri.

Sebelumnya diberitakan, Trump memang menjadikan Romney sebagai salah sati kandidat untuk menduduki jabatan bergengsi tersebut.

Namun, kandidat presiden dalam pemilu tahun 2012 yang menghabiskan waktunya dengan mengkritik Trump itu, memiliki pesaing, mantan Wali Kota New York Rudy Giuliani.Giuliani pun disebut bakal dijagokan untuk menduduki jabatan Menlu.

Giuliani adalah pendukung setia Trump dan tokoh konservatif garis keras yang sejauh ini dipilih Trump untuk mengisi komposisi kabinetnya.

Namun, Trump bisa merangkul kekuatan di kubu partainya, dan memenangi pandangan skeptis dari kaum Republiken jika dia memilih Romney menduduki posisi itu.

Melalui debat panjang yang terjadi dalam “ruang tertutup”, sang manajer kampanye Kellyanne Conway mengingatkan bahwa Trump bisa membuat pendukungnya marah, jika memilih Romney.

Romney adalah tokoh yang menyebut Trump dengan sebutan seorang penipu dan tokoh penuh kepalsuan dalam sejumlah pidatonya tahun ini.

“Para pendukung akan merasa dikhianati, karena Trump memilih orang yang selama ini melakukan segala hal itu. Bahkan kita tidak tahu, apakah dia memilih Donald Trump?” kata Conway dalam acara di jaringan NBC “Meet the Press”.

“Saya tentu menginginkan keutuhan di tubuh partai, namun saya tak yakin apakah sedemikian mahal harga yang harus dibayar, dengan memberikan jabatan Menlu?” ungkap Conway kepada CNN.

Conway mengaku akan tetap mendukung Trump, sekalipun pengusaha kaya tersebut tetap memilih Romney.

Di sisi lain, Republiken melontarkan kritik atas langkah Conway yang berbicara di muka publik tentang perbedaan pandangan itu, ketimbang berbicara langsung kepada Trump. (internasional.kompas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here