Wisatawan Singapura Tertarik Tambang Minyak Tradisional Blora

41
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BUDAYA DAN PARIWISATA – Sejumlah wisatawan dari Singapura tertarik dengan penambangan tradisional sumur minyak yang berada di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Blora. Merekapun menjadwalkan kunjungannya ke destinasi wisata yang masih dalam satu kawasan dengan Kedungpupur.

Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora Slamet Pamuji saat menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD Jateng, Kamis (24/11), mengemukakan, Pemkab Blora serius mengembangkan kawasan wisata Kedungpupur di Desa Ledok, Kecamatan Sambong.

Selain terdapat kolam renang peninggalan Belanda, di Desa Ledok juga ada puluhan sumur minyak tua yang ditambang dengan cara tradisional. Menurut Slamet Pamuji, di Ledok terdapat sumur minyak tua yang konon merupakan sumur minyak pertama di Indonesia. “Banyak yang tertarik melihat sumur minyak tua tersebut, salah satunya rombongan wisatawan dari Singapura. Mereka menjadwalkan diri akan datang ke sana,” ujar Slamet Pamuji.

Dia menyadari destinasi wisata alam di Blora tidak lebih baik dibanding wisata alam daerah lainnya di Jateng. Menurutnya, wisata edukasi menjadi salah satu pilihan yang akan dikembangkan di Blora. Salah satu destinasi wisata edukasi itu adalah penambangan minyak. “Selain wisata edukasi, kami juga berupaya mengembangkan wisata seni dan budaya. Misalnya dengan menggelar Festival Barongan Nusantara 3 yang berlangsung 22-27 November,” kata Mumuk, sapaan akrab Slamet Pamuji.

Komisi C DPRD Provinsi Jateng tertarik dengan paparan Slamet Pamuji tersebut. Mereka mendukung penuh pengembangan destinasi wisata yang dilakukan Pemkab Blora. Selain memberi apresiasi, para wakil rakyat itu ingin melihat dari dekat bentuk fisik kesenian barongan yang dibumikan menjadi ikon Kabupaten Blora.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here