Home Politik Tahapan DPR Selesaikan RUU Pemilu

Tahapan DPR Selesaikan RUU Pemilu

14
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | POLITIK – Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (Pansus RUU Pemilu), Lukman Edy menyatakan, pembahasan RUU Pemilu bersama pemerintah selesai akhir April 2017.

“Mudah-mudahan akhir April 2017 sudah bisa diparipurnakan,” kata Lukman Edy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu malam.

Adapun pembahasan RUU Pemilu hingga 6 bulan kedepan akan dibahas berbagai hal penting yang berkaitan dengan RUU Pemilu.

Pertama, konsultasi dengan Mahkamah Konstitusi berkenaan dengan semua keputusan MK terkait kepemiluan, karena momentum revisi UU Pemilu ini akan digunakan meratifikasi seluruh keputusan MK tentang kepemiluan untuk dijadikan norma dalam UU.

Kedua, konsultasi dengan Mahkamah Agung, terkait dengan upaya penguatan sistem peradilan pemilu yang ideal.

Ketiga, melakukan dengar pendapat dengan seluruh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat sampai dengan daerah, terkait dengan evaluasi pemilu dan pilkada sebelumnya, karena pada dasarnya revisi UU juga akan melakukan perbaikan proses maupun kualitas pemilu dari sebelumnya.

Keempat, melakukan dengar pendapat dengan komponen masyarakat lainnya seperti pemda, LSM/NGO, Perguruan Tinggi, pers/media, TNI/Polri, Kejaksaan dan lembaga lain yang terlibat dan konsen dengan urusan kepemiluan.

Kelima, pada akhirnya tentu pansus melakukan rapat rapat kerja dengan pemerintah terutama kementerian dalam negeri, kementerian keuangan dan kementerian hukum dan ham yang telah ditunjuk langsung oleh presiden sebagai leading sektor dalam pembahasan RUU ini dengan DPR RI.

Pansus sendiri, kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu, sudah sepakat pembahasan dilakukan dengan sistim cluster, atau pengelompokan berdasarkan isu-isu yang dianggap krusial. Sistim ini dilakukan supaya pembahasan lebih cepat, fokus dan efektif sehingga tenggat waktu yang ditargetkan dapat dicapai.

“Pembahasan isu-isu krusial dengan sistim cluster ini akan dilakukan pada tingkat pleno pansus, sedangkan lebih mendetail DIM per DIM dari fraksi akan dilakukan didalam tim yang lebih kecil yaitu panja, tim perumus dan tim singkronisasi,” kata Lukman Edy.(rimanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here