Sepekan Operasi, Delapan Sindikat Narkoba Dibekuk

39
0
SHARE

BHARATANEWS.ID  | BOGOR – Tim pemburu narkoba (TPN) Polresta Bogor Kota menangkap delapan kelompok sindikat narkoba dengan drlapan tersangka. Pengungkapan delapan sindikat ini berlangsung dalam satu minggu terakhir. TPN beranggotakan personil polisi pilihan ini dibentuk Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto.

Dari delapan jaringan narkoba yang diamankan, salah satunya adalah ketua RW diwilayah Cisarua Kabupaten Bogor.

Tersangka AT alias AJ 59, yang merupakan ketua RW dibekuk anggota TPN sekitar pukul 20.30 WIB Rabu (16/11) lalu di Kampung Ciburial Rt 01/05 Desa Tugu Utata Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.
Dari tangan lelaki yang sudah memiliki dua cucu ini, petugas menyita 19 bungkus ganja dengan berat kotor 170 gram.

“Pelaku diburu TPN atas keterangan tersangka lain yang sudah lebih dulu ditangkap,”kata AKBP Suyudi Ario Seto, Kapolresta Bogor Kota.

Sementara kelompok MR alias AN 21, yang ditangkap di Gang Emad Jalan Raya Ciapus Cikaret Bogor sekitar pukul 21.00 WIB, disita ganja seberat 152,30 gram. Perburuan dilanjutkan dengan menangkap kelompok ZA 29, sekitar pukul 19.00 WIB didepan MAN 1 Jalan Pajajaran Baranangsiang Kota Bogor dengan barang bukti 10 gram ganja.

“ZA dan dua anak buahnya yakni MIS 29, dan EH 20, ikut diamankan dalam operasi ini,”ujar AKBP Suyudi.

Jaringan AR alias Ableh 22, yang dibekuk di Pabaton Bogor Tengah Kota Bogor sekitar pukul 14.30 WIB, petugas menemukan 4,8 gram shabu.

Dari pengungkapan ini, Kasat Narkoba, AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi akhirnya membongkar jaringan peredaran sabu dari dalam Lapas Klas IIA Pledang Kota Bogor yang dikendalikan sang istri terpidana.

“Suaminya sudah didalam yang kendalikan istrinya guna memasarkan sabu kekalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Saya ingin tegaskan, bahwa peredaran narkoba dilingkungan kampus dan sekolah yang informasinya beredar selama ini adalah benar. Buktinya empat mahasiswa Universitas Pakuan Bogor kami tangkap saat pesta ganja di kamar kost di Arzimar,”kata mantan Wakapolres Jakarta Barat Polda Metro Jaya ini.

YW 23, wanita yang memasarkan sabu atas kendali suaminya didalam penjara ditangkap di Perumahan Muara Bogor Selatan Kota Bogor dengan barang bukti 2,5 gram shabu.

Sementara kelompok AM dan AR yang ditangkap setelah sebelumnya masuk DPO, merupakan kelompok yang memiliki relasi dikalangan mahasiswa.

Kelompok ini dibekuk di Bantar Kemang Bogor Timur dengan barang bukti 4 paket sabu siap edar disimpan di korek api di tas warna hitam serta 1 paket ganja yang disimpan di plastik bening besar yg disimpan di tas salempang warna hitam.

“Tersangka AR kemudian bercerita, jika narkoba tersebut ia dapat dari AD yang kini masuk DPO.

AD tinggal di Jakarta. Cara transaksi dengan sistim tempel di halte Kebon Jeruk Jakarta,”papar AKBP Suyudi.

Tersangka di jerat Pasal 114 ,127 ayat (1) UU no.35 tahun 2009 tentang narkotika.(poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here