Home Wilayah Depok Sempat Melawan Pakai Golok, ini Kronologi Polisi Tembak Pelaku Curanmor

Sempat Melawan Pakai Golok, ini Kronologi Polisi Tembak Pelaku Curanmor

22
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Limo berhasil melumpuhkan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pelaku dilumpuhkan setelah polisi memancing dengan sebuah motor matic di Jalan H Bona, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok Kamis dinihari (24/11/2016).

Kapolsek Limo Kompol Imran Gultom menuturkan, kedua pelaku Rusdi (24) dan Domon (25) dibekuk setelah jajarannya mendapatkan laporan pengaduan dari seorang warga yang kehilangan satu sepeda motornya pada Kamis (3/11/2016).

Dari laporan itu Unit Reskrim Polsek Limo pun bergerak melakukan pengembangan dengan mengumpulkan semua keterangan dari korban dan saksi untuk mendapatkan ciri-ciri pelaku. Kemudian, personel Polsek Limo pun melalukan observasi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Saat melakukan observasi dilapangan, sambung Imran, pihaknya mencurigai adanya sepeda motor Satria FU hitam yang tidak memiliki nomor polisi berseliweran dilokasi. Saat itu,polisi curiga dengan pelaku yang mengenakan jaket bertuliskan Go-Jek yang mondar-mandir di lokasi. Curiga dengan pengendara ojek online itu, polisi pun memberikan umpan dengan memarkirkan motor matic tepat di dalam halaman rumah warga bernama Eko Setiyono yang ada di Jalan H Bona, RT005/008, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Selanjutnya, tiga anggota Buser Unit Reskrim Polsek Limo pun bersembunyi di dalam rumah warga dan juga disekitar lokasi tanpa diketahui kedua pelaku.

“Beberpa menit setelah kami parkirkan motor umpanan itu, kedua pelaku berhenti dan celingak-celinguk. Pelan-pelan keduanya mencongkel kunci kontak dengan leter T dan mendorongnya sambil memperhatikan suasana. Setelah keluar pagar kedua pelaku terus mendorongnya agar tidak ketahuan saat dihidupkan,” ujar Imran kepada Kriminalitas.com.

Tak sampai disitu, Imran pun menambahkan, ketika hendak menghidupkan motor curiannya, anggotanya yang sudah memantau pun keluar dan menyergap kedua pelaku. Kadung ketahuan, Domon yang menggenakan jaket Gojek pun meminta Rusdi berlari dan langsung menaiki motor agar tak diringkus polisi. Melihat itu anggotanya pun langsung mengeluarkan tembakan peringatan agar kedua pelaku tak melarikan diri. Namun, tembakan peringatan itu tidak digubris.

Tak mau tersangkanya lepas, anggota yang mengendarai mobil pun langsung melakukan pengejaran dengan memalangkan kendaraan itu untuk menghentikan laju sepeda motor Domon.

“Domon pun langsung menjatuhkan motor dan berlari kencang, dan saat itu pun ditembak oleh anggota di bagian punggung sebelah kiri. Nah Rusdi justru yang melawan dan mau menyerang anggota pakai golok, makanya ditembak tiga kali dibagian paha kiri, betis kanan dan perut. Setelah itu anggota pun melarikan keduanya ke RS Polri karena luka tembaknya itu,” ungkapnya.

Dijelaskan Imran, Domon tewas lantaran kehabisan darah saat dalam perjalanan ke RS Keramatjati. Sedangkan Rusdi kritis dan sedang dalam perawatan medis. (kriminalitas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here