Polresta Depok: Sudah Empat Orang jadi Korban Penipuan Dokumen Berharga

52
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Kasus penipuan bermoduskan surat tanah dan cek berharga yang diterima Satreskrim Polresta Depok terus bertambah. Setelah M Sibarani tiga korban lain pun satu-persatu membuat laporan. Bahkan total pelapor terkait kasus itu mencapai empat orang dengan total kerugian puluhan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho mengatakan, laporan terhadap kasus penemuan dokumen berharga dan cek itu masih terus berdatangan kepada jajarannya. Dimana laporan dari ke empat korban bermoduskan hal serupa. Yakni diiming-imingi imbalan Rp 200 juta jika mau menstranferkan uang tersebut.

“Hari ini baru ada empat pelapor, tidak tau akan bertambah lagi atau tidak. Ya modus operandi yang dilaporkan semua korban tidak ada yang berbeda,” tegasnya kepada kriminalitas.com saat ditemui kemarin (24/11).

Karena bertambahnya kasus penipuan tersebut, lanjut Teguh, pihaknya tengah menyelidiki kasus itu dengan membentuk tim khusus untuk mengungkap dalang dibalik kasus penipuan tersebut. Bahkan mereka pun akan bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyelidiki rekening tabungan pelaku yang dijadikan tempat penyetoran uang para korban.

“Bukan di Depok saja terjadi, di Tangerang juga ada. Modusnya pun sama persis yakni temuan dokumen dan cek Rp 2 miliar,” tuturnya.

Dari laporan yang mereka terima dari korban, sambung Teguh, total kerugiannya mencapai Rp 40 juta lebih. Untuk mengacaukan pikiran calon korban, pelaku tak memberikan kesempatan korban untuk berfikir. Sehingga, apapun keinginan yang dikehandaki pelaku akan dituruti.

“Mirip semacam hipnotis, tetapi ini lebih pada penekanan iming-iming imbalan dan psikologis korban diguncang agar tidak sadar,” tutupnya. (kriminalitas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here