Pertama Kali Mengemis, Asep Langsung Dijangkau

41
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Asep (22) asal Bogor, Jawa Barat, baru pertama kali mengemis di Jakarta, sudah terkena penjangkauan (razia) yang dilakukan petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengandalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, di Blok F, Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Susana Budi Susilowati menjelaskan, Asep baru dua jam melakukan aksi mengemisnya, namun sudah mengantongi uang Rp273.200.

“Menurut pengakuannya, ini aksi yang ia lakukan pertama kali tapi sudah langsung kami jangkau karena terlihat oleh petugas sedang mengemis,” kata Susan saat dihubungi, Jumat (25/11/2016).

Ia mengungkapkan, meskipun Asep merupakan penyandang disabilitas tubuh berupa cacat di kaki sejak lahir, namun tindakan mengemis tetap tidak diperbolehkan, karena melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Menurut Susan, Asep mengaku tidak diperalat oleh orang lain untuk mengemis, uang yang didapat ia gunakan untuk kepentingan sendiri.

“Asep berangkat dari rumahnya di Bogor ke lokasi mengemis naik kereta. Uang hasil mengemisnya itu ia gunakan untuk dirinya sendiri dan tidak diperalat oleh orang lain,” kata Susan.

Asep sendiri masih memiliki keluarga di Bogor. Orang tuanya hanya mengetahui Asep ke Jakarta untuk jalan-jalan, tidak untuk mengemis. Karena ia sedang liburan dari kegiatan mengajinya di sebuah pesantren di Bogor.

“Asep akan tetap kami bina di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya sampai ada keluarga yang menjemput dan memberikan pernyataan agar tidak kembali mengemis di DKI Jakarta,” ujar Susan.(netralnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here