Home Berita Utama Penipu Dengan Menyebar ‘Dokumen’ Penting Ditangkap

Penipu Dengan Menyebar ‘Dokumen’ Penting Ditangkap

18
0
SHARE

BHARATANEWS | DEPOK – Anggota buser Polresta Depok menangkap otak pelaku penipuan surat dokumen penting palsu yang disebar ke warga. Hasil kejahatan pelaku dengan mendapatkan uang transferan dari korbannya bisa mencapai ratusan juta.

Wakapolresta Depok AKBP Candra Kumara mengatakan tersangka Darwin,33, warga Parung Kabupaten Bogor, ditangkap anggota buser dipimpin Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho di tempat persembunyian rumah kontrakan di wilayah Bukit Sentul, Bogor.

“Ya, alhamdullilah pelaku kita bekuk di kawasan Bukit Sentul. Keberadaanya diketahui petugas berkat penyelidikan dan sidik hasil keterangan para saksi,”ujarnya didampingi Kasubag Humas Polresta Depok AKBP Candra Kumara, Jumat (25/11) sore.

Kapolres mengungkapkan tersanka sudah beraksi sejak Juli 2016. Peran tersangka sebagai pembuat dokumen palsu seperti SIUP Surat Tanah, dan cek bank swasta senilai Rp. 4,7 Milliar.

“Pelaku membuat surat itu supaya korbannya percaya dan langsung menghubungi pelaku,”katanya.

Setelah korban menghubungi pelaku, korbannya diperdayai iming-iming penawaran proyek fiktif lalu korban disuruh mentransfer sejumlah uang ke rekening bank yang telah di tentukan.

“Pelaku mengaku sebulan dapat memperoleh transferan dari para korbannya Rp 20 juta .Rekening atas nama orang lain,”ungkapnya.

(Baca: Korban Dokumen Palsu di Depok Kehilangan Rp22 Juta)

Ada lima korban yang telah kepancing iming-iming pelaku untuk mentransferkan sejumlah uang yang sudah resmi laporan masuk ke Polres, setidaknya ada empat korban dengan kerugian sekitar Rp.100 juta.

“Barang bukti hasil kejahatan yang disita petugas dari rumah kontrakannya yaitu seperangkat laptop dan printer untuk digunakan membuat surat dokument palsu,”tambah jebolan Akpol angkatan 1995 ini.

Hasil kejahatan pelaku, lanjut AKBP Candra, digunakan untuk membeli kendaraan pribadi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

” Pelaku dikenakan Pasal 378 dan tindak penggelapan pencucian uang dengan ancaman di atas lima tahun penjara,”tutupnya. (Angga/poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here