Home Wilayah Bekasi Pengerjaan Rel Double Double Track Minta Dipercepat

Pengerjaan Rel Double Double Track Minta Dipercepat

15
0
SHARE

BHARATANEWS.COM | BEKASI -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengerjaan proyek Double Double Track (DDT) atau jalur KA dwiganda dipercepat untuk mengoptimalkan perjalanan KA baik commuter maupun KA jarak jauh.

Diungkapkan Budi Karya satu bulan terakhir terjadi beberapa keterlambatan perjalanan KA. Saat ini ada sekitar 850 ribu penumpang dalam satu hari menggunakan KA commuter.

“Bisa dibayangkan kalau ada KA yang terlambat beberapa menit, banyak sekali (penumpang) yang terlambat,” papar Budi Karya. “Saya lihat juga ada keterlambatan pengerjaan proyek.”

Kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Menhub pengerjaan menjadi tiga shift. Selain itu, Menhub juga meminta bantuan kepada Pemprov DKI membebaskan lahan serta membereskan genangan air yang dapat menganggu perjalanan KA.

Budi menjelaskan, proyek pembangunan DDT Manggarai- Cikarang terdiri dari tiga bagian. Pertama yaitu Manggarai – Jatinegara progress pembangunannya mencapai 30 persen. Kedua, Jatinegara – Bekasi (10 persen) dan bagian ketiga Bekasi – Cikarang (70 persen).

KENDALA

Kendala terbesar pembangunan DDT ada di Stasiun Manggarai. Namun dirinya tetap optimis pembangunan akan selesai seluruhnya pada tahun 2019. “Kita masih punya waktu, tapi saya ingin memastikan ini tidak terlambat lagi. Makanya saya minta Dirut PT KAI menyampaikan kira-kira programnya apa saja untuk mempercepat ini. Kita harapkan awal 2019 selesai” tegasnya.

Pembangunan DDT Manggarai – Cikarang sepanjang 38 KM ini dilakukan untuk memisahkan antara jalur utama untuk KA jarak jauh, dan jalur KA Commuter.

Khusus jalur KA antara Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai juga akan dibuat elevated, jalur atas untuk KA jarak jauh dan jalur di bawahnya untuk KA Commuter, sehingga KRL Commuter dari Bekasi – Jakarta dan sebaliknya tidak terganggu.

Rencananya jalur rel di Stasiun Manggarai akan dibangun dua tingkat untuk memisahkan jalur KA, yaitu antara KA Jarak Jauh, KA Commuter Jabodetabek dan KA Komuter Bandara. Stasiun ini akan menjadi perhentian terakhir untuk perjalanan KA jarak jauh.

Dengan adanya pemisahan jalur tersebut, diharapkan dapat menghilangkan keterlambatan KA Commuter dan juga sekaligus menambah kapasitas penumpang yang kini 850 ribu penumpang menjadi 1,2 penumpang perharinya. (dwi/poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here