Polisi Tetapkan Buni Yani sebagai Tersangka

56
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka. Buni ditetapkan sebagai tersangka setelah 10 jam diperiksa di Subdit Cybercrime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menuturkan, Buni ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebar kebencian dan SARA.

Namun, naiknya status Buni menjadi tersangka bukan karena mengunggah video pidato yang diduga berisi penistaan agama dari calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

“Namun, ada tulisan tiga paragraf di akun media sosial Facebook Buni yang berisi ujaran kebencian dan penghasutan berbau SARA. Tulisan itu diunggah pada, Kamis 6 Oktober 2016,” tutur  Awi yang didampingi Kasubdit Cybercrime AKBP Roberto Pasaribu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016) malam.

Awi menambahkan, atas perbuatannya Buni dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal pertama dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Sebelumnya, Buni Yani dilaporkan Komunitas Advokat Muda Ahok Djarot (Kotak Adja) pada 7 Oktober. Kotak Adja menganggap, Buni Yani telah memotong durasi video Ahok yang sedang berbicara di kepuluan seribu 27 September 2016.

Buya diduga memotong durasi video itu menjadi 31 detik dari total durasi utuh selama 1 jam 48 menit. Potongan durasi itulah yang kemudian diunggah ke Facebook dengan menambahkan status bernada provokatif.

(kriminalitas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here