Top 3: RI Jadi Negara Paling Optimistis

33
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BISNIS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai saat ini.

Meski ekonomi Indonesia sedikit melemah menjadi 5,02 persen pada kuartal III 2016, namun angka itu masih cukup tinggi jika dibandingkan negara lain.

Dengan pencapaian itu, Jokowi mengaku tetap optimistis ekonomi Indonesia akan mendapatkan pondasi yang lebih baik pada 2017 untuk tancap gas di tahun-tahun berikutnya.

Artikel mengenai optimisme Presiden Jokowi memandang pertumbuhan ekonomi ke depan tersebut menjadi salah satu artikel yang banyak di baca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu (23/11/2016):

1. Presiden Jokowi: RI Jadi Negara Paling Optimistis ke-2 di Dunia

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai saat ini.

“Kalau dilihat dari survei, negara mana di dunia yang paling optimis, kita ada di posisi nomor dua, setelah Tiongkok, itu Indonesia,” kata Jokowi di acara Bankers Dinner di JCC, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

2. Bisnis Kecil Anda Sering Gagal? Mungkin Ini Penyebabnya

Kegagalan merupakan hal yang paling ditakuti dalam berbisnis, terlebih kegagalan tak pernah pandang bulu. Setiap orang pasti pernah merasakannya, baik kegagalan itu berdampak besar maupun berdampak kecil sekalipun.

Namun, bagaimana jika kegagalan justru menimpa bisnis kecil Anda? Tentunya Anda akan terpuruk dalam kesedihan. Tapi tenang, sekarang Anda tak perlu lagi berlarut-larut dalam kesedihan karena ada kabar baik untuk Anda.

3. Presiden Jokowi Percaya Donald Trump Tak Bakal Gegabah

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak heran ketika Donald Trump menjadi pemenang dalam pemilihan presiden AS beberapa waktu lalu.

Meski dirinya tidak terlalu kaget, namun Jokowi mengakui masyarakat dunia terutama para investor cukup tergejut. Alhasil pasar keuangan dunia sedikit berfluktuasi.

“Pada saat pemilihan Presiden AS, presiden terpilih Donald Trump dipastikan menang, semua orang kaget. Kalau saya ya biasa saja. Kekagetan itu kata orang menyebabkan ketidakpastian, kalau saya tidak,” kata Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here