Akibat Keracunan, Dua Santri Masih Dirawat Puluhan Lainnya Dipulangkan

43
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KESEHATAN – Puluhan santri Pondok Pesantren Tambakberas Jombang Jawa Timur yang dirawat di rumah sakit karena mengalami keracunan akibat menghirup bahan cairan dan asap fogging, sebagian besar sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Hingga selasa (22/11/2016) petang, tinggal dua santri korban keracunan dari Asrama Al Ikhlas yang masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Jombang.

“Alhamdlillah, sebagian besar sudah membaik dan diizinkan meninggalkan rumah sakit. Masih ada dua pasien yang masih kami tunggu perkembangannya,” ujar Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran.

Diperkirakan, pada Rabu (23/11/2016) ini, kedua santri korban keracunan, yaitu Himatul dan Kholifatul, yang kini dirawat di RSUD Jombang bisa meninggalkan rumah sakit. “Semoga saja, kita lihat perkembangannya,” ujar Puji Umbaran.

Ditambahkan, para santri yang mengalami keracunan akibat fogging, sebagian besar dipulangkan ke rumah masing-masing. Langkah itu dilakukan untuk menetralisir agar sisa racun yang kemungkinan masih melekat atau tertinggal di dalam asrama tidak mengganggu para santri.

Dipulangkannya para santri ke rumahnya masing-masing, ujar Puji Umbaran, juga dimaksudkan agar proses recovery kesehatan para santri pasca keracunan bisa lebih cepat.

Sebagaimana diberitakan, pada Minggu (21/11/2016), puluhan santri Pesantren Tambak Beras Jombang Jawa Timur dari Asrama Al Ikhlas mengalami keracunan bahan cairan dan asap fogging.

Para santri mengeluhkan kondisi sesak nafas, pusing dan mual-mual. Karena ada indikasi keracunan, para santri dilarikan ke RSUD Jombang sebanyak 27 santri, sedangkan 4 santri lainnya dirawat di RS Pelengkap Jombang.

Kejadian keracunan yang menimpa santri akibat fogging direspon jajaran Kepolisian Resort Jombang. Bersama Dinas Kesehatan, Polisi melakukan penyelidikan terkait kelayakan bahan fogging yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa Tambakrejo, Jombang.

Sementara itu, Pemkab Jombang menetapkan pembebasan biaya perawatan bagi seluruh santri yang menjalani perawatan di rumah sakit. (*)(jatimtimes.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here