Polri Pastikan Isu Rush Money Hoax

45
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Polisi memastikan tidak ada penarikan uang besar-besaran dari bank atau disebut dengan istilah rush money yang akan dilakukan masyarakat jelang unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember mendatang.

“Sudah saya pastikan pastikan tidak ada. Itu informasi bohong,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/110/2016).

Dari hasil investigasi yang masih dilakukan, Agung menyebut ada pihak yang sengaja memprovokasi. Agung menilai ada pihak yang sengaja mau membuat sistem perbankan di Indonesia kacau.

“Memang ada pihak-pihak yang ingin mengacaukan sistem perbankan di Indonesia. Aksi provokasi,” tuturnya.

Akibat dari adanya rush money, lanjut Agung, aksi kriminal bisa meningkat jumlahnya. Semisal, pencurian dan perampokan.

“Kalau pegang uang kan resikonya besar. Uang cash bisa hilang, bisa dicuri, bisa dirampok kalau ditaruh di rumah. Sistem keuangan juga sudah memakai sistem online, ini akan merugikan kalau nasabah tidak punya simpanan di bank. Ini hal yang merugikan secara langsung,” tutupnya.

Isu soal rush money ini merebak di media sosial beberapa waktu belakangan. Dampak dari rush money sendiri bisa membuat sistem perbankan kacau karena penarikan uang dalam jumlah besar akan membuat bank kolaps.

(kriminalitas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here