Ahok Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka Pagi ini

52
0
SHARE
Ahok mendatangi Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan dan klarifikasi soal kasus dugaan penistaan agama kepada penyidik.

BHARATANEWS.ID | KRIMINAL – Pagi ini, rencananya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan memeriksa Gubernur DKI Jakarta Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka kasus penistaan agama.

“Dia akan diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik,” ujar Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/11/2016).

Sebelum resmi menyandang status tersangka, Ahok pernah diperiksa penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Senin 7 November 2016.

Penyidik melontarkan 18 pertanyaan selama 9 jam pemeriksaan. Ada pun salah satu yang dijelaskan Ahok yakni mengenai maksud pernyataannya dalam pidato yang disampaikan saat kunjungan dinas ke Kepulauan Seribu pada bulan September lalu yang salah satu poinnya mengenai surat Al-Maidah ayat 51.

Pada 15 November 2016, Bareskrim Polri melakukan gelar perkara bersama dengan mengundang pihak yang terkait dalam perkara penistaan agama yang dituduhkan terhadap Ahok. Hadir dalam gelar perkara itu sejumlah saksi ahli, baik itu dari pihak Terlapor, Pelapor maupun dari Polri sendiri.

Hasil gelar perkara tersebut dibacakan sendiri oleh Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto yang menjelaskan bahwa ada pertentangan yang kuat di antara saksi ahli yang hadir.

Selain itu, penyelidik Bareskrim Polri juga terpecah dalam menentukan kasus penistaan agama. Namun akhirnya, Bareskrim menetapkan bahwa telah ditemukan dua alat bukti yang cukup untuk menaikan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan dengan tersangka atas nama Basuki Tjahaja Purnama.

Ahok dijerat dengan pasal 156a KUHP junto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun.

(kriminalitas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here