Di Bogor, Sopir Angkot yang Merokok Didenda Rp 50.000

27
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan, sopir angkot yang kedapatan merokok di angkot akan ditangkap dan langsung disidang. Selain itu, sopir mendapatkan sanksi denda sebesar Rp 50.000.

“Hingga saat ini masih banyak warga yang mengeluhkan sopir angkot merokok. Mereka merasa tak nyaman. Karena itu untuk menegakkan Perda kawasan tanpa rokok (KTR), kita langsung melakukan tipiring (tindak pidana ringan) dan diberikan sanksi oleh Kejari dan Pengadilan Negeri (PN) Bogor,” kata Bima, di Bogor, Kamis (17/11).

Sebelumnya Rabu (16/11), Dinas Kesehatan, Satpol PP Kota Bogor dan Aliansi Anti Rokok (Amar) menjaring puluhan sopir angkot karena merokok saat mengangkut penumpang di sekitar Taman Topi, Bogor Tengah. Hal tersebut dilakukan dalam rangkaian tipiring KTR. Inspeksi juga dilakukan dengan menyita puluhan asbak rokok di setiap ruangan di Balai Kota serta Gedung DPRD.

Bima mengatakan, pihaknya menurunkan lima tim untuk melaksanakan tipiring di Taman Topi, Gedung DPRD, sekolah, Balai Kota, dan gereja. “Kebanyakan masyarakat sudah mengetahui kalau di ruangan tidak boleh merokok. Jadi, ini bukan bentuk sosialisasi, tapi meningkatkan kesadaran. Sanksi untuk masyarakat dikenakan denda, sedangkan untuk PNS dikenakan denda serta masuk catatan di Badan Kepegawaian,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah mengungkapkan, masyarakat yang melanggar langsung disidang di lokasi. Mereka dikenakan denda sebesar Rp. 50.000 sesuai aturan yang berlaku.(beritasatu.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here