Unair Kumpulkan Pakar Internasional Bahas Perubahan Dunia

63
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengumpulkan pakar internasional dalam satu konferensi internasional membahas kinerja pemerintah dalam memperkuat rasa kewarganegaraan guna menghadapi perubahan dunia, di Unair, Selasa (15/11/2016).

Dekan Fisip Falih Suaedi mengatakan, penyelenggaraan “Internasional Confrence on Contemporary Sosial and Political Affair Faculty of Sosial and Political Science” (ICoCSPA) juga sebagai rangkaian dari Dies Natalis Fisip ke-39 dengan tema “Reexaming Governance: Strangthening Citizenship in a Changing World”.

“ICoCSPA membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti untuk berdiskusi kritis dan menyumbangkan pemikirannya melalui presentasi karya ilmiah seperti pengembangan transformasi dan sosial,” tuturnya.

Falih Suaedi menjelaskan, seminar internasional kali ini fokus pada dalam konteks ekonomi, politik dan budaya.

Ia menambahkan, seminar yang kedua kalinya diselenggarakan ini menjadi pendukung dan menginisiasi seperti visi Fisip yakni pluralisme, keadilan dan dan demokrasi kemanusiaan.

“Perlu ada re-kalibrasi goverment untuk menempatkan atau menyesuaikan dunia yang berubah dan kondisi kewarganegaraan yang juga berubah tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara barat yang demokrasi,” jelasnya.

Falih mengemukakan, pihaknya tidak akan bisa maju tanpa bekerja sama degan yang lain. Maka dari itu pihaknya segaja mendatangkan para pakar tersebut.

“Kami bertekad hal ini tidak boleh berhenti dan harus dilakukan setiap tahun. Fisip merupakan bagian dari masyarakat internasional harus berpihak pada yang lain untuk menuju masyarakat yang global,” imbuhnya.

Seminar ini, kata dia diharapkan menjawab dua target. Yang pertama paling tidak mendeskripsikan fenomena faktual yang terjadi berdasarkan citizenship dan goverment.

“Kedua mewacanakan, menjadikan pemahasan ini jadi wacana di dunia akademik, karena paling tidak saya mempercayai praktik-praktik yang ada sekarang ini tentunya dimulai dari gagasan akademik ini,” ucapnya.

Dalam Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari mancanegara yaitu Prof Vedi R. Hadiz Universitas of Melbourne, Prof Gerry Van Klinken Asian History of University Amsterdam, Maciej Hanneberg Antropologi Biologi University of Adelaide, dan Seichiro Shimamoto Kyoto Bunkyo University dan Ramlan Subakti, Guru Besar Fisip Unair.

(sus)(news.okezone.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here