Sunardi, Peraih Medali Emas SEA Games yang Kini Jadi Nelayan

43
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Sunardi, mantan atlet dayung yang telah mengharumkan nama Indonesia, terlihat gembira pada 10 November lalu. Peraih beragam medali ini mendapatkan asuransi pada hari pahlawan.

Asuransi Jagadiri memberikan donasi asuransi gratis kepada peraih emas SEA Games 1987 tersebut. Seperti diketahui, tak jarang pensiunan atlet nasional yang telah berprestasi membela nama bangsa, namun tidak mendapatkan apresiasi baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Sunardi yang kini berumur 57 tahun, saat masih berjaya berduet dengan Syafii. Mereka berjaya pada era 80-an hingga 1993. Kini, dia menjadi nelayan kecil serta pemulung di kampung halamannya, Demak, Jawa Tengah. Pria kelahiran 10 Agustus 1959 ini berulang kali menjuarai berbagai kejuaraan dayung tingkat nasional hingga internasional.

Bersama Syafii, mereka mendapatkan medali perunggu pada kejuaraan tingkat internasional pada 1983 di Hongkong dan medali perunggu untuk Asian Games X di Seoul, Korea Selatan pada 1986.

Pada tahun yang sama, Sunardi kembali menyumbangkan medali perunggu di kejuaran internasional di Rumania, serta setahun kemudian memperoleh juara ketiga di kejuaraan internasional di Seoul, Korea Selatan. Mereka menempati posisi keempat pada kejuaraan internasional di Beijing pada 1988. Selain itu, Sunardi bersama Syafii berhasil memecahkan rekor tercepat pada PON XI dan SEA Games 1987. Di SEA Games ini, mereka meraih medali emas. Mereka mengukir sejarah dengan berturut-turut meraih medali emas dari PON XI hingga PON XIII.

Pria yang memiliki lima orang anak ini tidak sempat memiliki harapan bisa menjadi pegawai negeri sipil. Untuk menorehkan prestasi tersebut, Sunardi rela 14 tahun berpisah dengan keluarganya dikarenakan harus fokus berlatih.

Perjuangan Sunardi tidaklah mudah. Ia dapat dikategorikan pula sebagai pahlawan yang berjuang membela bangsa dengan segenap jiwa dan raganya. Setelah bekerja keras untuk membawa harum nama bangsa, kini Sunardi masih harus bekerja keras lagi untuk menghidupi keluarganya. Bahkan dengan risiko yang cukup tinggi karena harus pergi melaut setiap hari untuk mencari nafkah hanya dengan menggunakan perahu kecil pinjaman.

Director Operation PT Central Asia Financial, Dessy Kusumayati di sela penyerahan donasi dan asuransi gratis kepada Sunardi mengatakan, pemberian asuransi ini sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas prestasi dan kerja kerasnya. “Pak Sunardi telah mempersembahkan banyak prestasi untuk negara. Pahlawan tidak harus bertempur di medan perang, namun melalui olahraga pak Sunardi juga membawa nama baik bangsa di kancah internasional,” katanya.

Harapannya dengan perlindungan gratis ini membuat Sunardi tak perlu khawatir selama bekerja di laut yang penuh risiko.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pensiunan atlet dayung nasional Sunardi, Jagadiri turut memberikan donasi sebesar Rp 5 juta dan asuransi jiwa secara cuma-cuma selama satu tahun. Perlindungan yang diberikan yakni santunan meninggal dunia bukan akibat kecelakaan sebesar Rp 75 juta dan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp 150 juta.

“Saya berterima kasih sekali atas penghargaan yang diberikan oleh asuransi Jagadiri, terutama perlindungan jiwa karena risiko pekerjaan yang sekarang saya jalani cukup tinggi. Keluarga di rumah akan merasa tenang dan aman, karena kerja keras yang saya lakukan demi menafkahi mereka tidaklah sia-sia dan dilindungi penuh oleh asuransi. Selain itu, donasi yang diberikan akan saya gunakan untuk membeli jaring baru dan peralatan nelayan lainnya agar dapat terus bekerja,” ungkapnya.

Pria yang hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat SD ini juga berharap atlet muda saat ini dapat memiliki pendidikan formal sampai tingkat tertinggi “Pendidikan penting untuk bekal kita di masa depan agar tidak bergantung dari satu bidang saja,” ujarnya.

(beritasatu.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here