Hari Kesehatan Nasional Warga Diajak Hidup Bersih dan Sehat

32
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KESEHATAN – Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), tahun 2016 Kesehatan’>Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (16/11/2016), mencanangkan Gerakan serentak Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Hal ini bertujuan, terwujudnya lingkungan yang sehat dan insan yang cerdas.

Gerakan Sanitasi Total berbasis masyarakat ini di deklarasikan secara bersama-sama oleh perwakilan warga masyarakat, kepala Desa, lurah dan camat.

Dengan harapan membuat jamban keluarga,hingga tidak akan ada lagi warga yang buang hajat di sembarangan tempat.

“Deklarasi ini di promotori oleh sejumlah desa dan keluarahan yang sudah melakukan gerakan STBM. Diantaranya Kelurahan Baturaja Permai, Baturaja Timur, Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan, Desa Batumarta II Kecamatan Lubukraja dan Desa Tanjungkarang Kecamatan Baturaja Barat,” katanya.

Sebelumnya tahun 2015 lalu dua desa yang terpilih sebagai desa Pamsimas dan sudah melaksanakan STBM adalah desa Tihang dan Desa Tualang Kecamatan Lengkiti.

kepala Kesehatan’>Dinas Kesehatan OKU Suharmasto, mengatakan, sanitasi total ini merupakan gerakan yang mendesak untuk dilaksanakan demi tercipatanya lingkungan yang bersih dan sehat.

Caranya membuat jamban keluarga berikut sumber air bersih.

Sehingga tercipta lingkungan yang benar-benar bebas dari penyakit.

“Sekarang saatnya kita meninggalkan cara dan pola lama yang dianut seperti membuang hajat besar dialiran sungai, atau di sekitar tempat tinggal yang dianggap cocok. Mari kita laksanakan gerakan ini untuk berpikir maju dengan membuat jamban keluarga di setiap rumah, kondisinya bisa bersih dan kesehatan bisa tgerjamin,” ajaknya.

Begitu juga air bersih katanya, perlu dibuat sumber yang benar-benar higenis, aman dari segala kuman dengan membuat sumur keluarga.

“Dengan begitu yakinlah suatu ketika nanti masyarakat kita akan tumbuh sehat dan cerdas karena didukung oleh lingkungan yang bersih dan sungai yang selama ini menjadi tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK) perlahan akan ditinggalkan masyarakat,” ungkap dia.

Selain itu, pada momentum, upacara peringatakan HKN ini juga di serahkan Penghargaan kepada Tenaga Kesehatan Teladan.

Diantaranya dr. Triwulandari, Kesehatan Masyarakat Teladan Febrianto SKM, Perawat Teladan Yuli Yanawati, Bidan Desa teladan Riana Andika, Jurim Teladan Zuhdi AM Kep.

Puskesmas Berpestasi UPT Puskesmas Pengaringan , 4 Puskesmas yang sudah melaksanakan akreditasi.

5 Puskesmas yang melaksanakan program penyehatan lingkungan.

2 Puskesmas penyelenggara Program Penanggungan penyakit TB dan penyerahan Mobil Operasional Dinas untuk UPTD Layanan Farmasi dari Bupati OKU.(rws)(tribunnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here