BBPK Gelar REPTech Kedua di Bandung

32
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG– Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) kembali menggelar simposium berskala internasional untuk kedua kalinya Resource Efficiency in Pulp and Paper Technology (REPTech). Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Crowne Plaza, Bandung digelar Selasa hingga Kamis, 15-17 November 2016.

Kepala BPPK Handoyo Sugiharto mengatakan sebagai lembaga riset dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementrian Perindustrian pihaknya terus berperan aktif dalam menciptakan industri hijau. Gelaran simposium ini merupakan salah satu peran tersebut.

“Simposium ini untuk mempromosikan dan menyebarluaskan inovasi hasil litbang dan pengembangan teknologi berwawasan lingkungan dan pengelolaan industri pulp dan kertas dalam konteks industri hijau,” katanya setelah pembukaan 2nd International Symposium on Resources Efficiency in Pulp and Paper Technology.

Kegiatan ini, lanjut Handoyo juga ditujukan sebagai aarana pertuka informasi terbaru tentang perkembangan iptek di bidang pulp dan kertas. Serta memperluas jejaring kerjasama litbang dengan mempertemukan tokoh penting dibidang riset dari perguruan tinggi, instansi, asosiasi, maupun lembaga riset dari dalam dan luar negeri.

Pada Simposium ini akan dipresentasikan 86 makalah yang terdiri dari 60 makalah oral dan 20 makalah poster. Presentasi oral diantaranya akan disampaikan oleh 7 pembicara dari Kanada, Perancis, Jepang, dan Indonesia. Adapun 3 makalah berasal dari Asia Pulp and Paper, PT Valmet, dan PT Tetrapack. Sebanyak 14 pembicara mewakili Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan Indonesia.

Beberapa topik bahasan diantaranya, non-wood fiber source and technology, recycled technology, process control and instrumentation, renewable energy resources and alternative, biotechnology in pulp and paper industry, dan nanotechnology in pulp and paper.

Selain kegiatan simposium, dilakukan penandatanganan MOU dengan Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang dan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Jakarta. Nota kesepahaman bertujuan untuk mengadakan kerjasama dengan prinsip kemitraan dan saling menguntungkan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.***

Tags:
(pikiranrakyat.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here