Soal Demo Besar Jakarta, Ini Intruksi Kapolri

61
0
SHARE

BHARATANEWS.ID |JAKARTA  –  Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Senin, untuk mengecek kesiapan para personel Brimob jelang rencana aksi demonstrasi ormas pada 4 November 2016.

“Saya instruksikan Korps Brimob untuk mempersiapkan fisik dan psikis agar benar-benar siap menghadapi aksi demo yang waktunya mungkin akan panjang,” kata Jenderal Tito.

Tito juga mengingatkan Korps Brimob agar melindungi para demonstran selama para pendemo melakukan aksi demonstrasi secara damai dan aman.

Baca juga :

Perintah Jokowi kepada Aparat Keamanan Terkait Demo 4 November

Demo Besar 4 November, MUIJabar Minta Warga Tak Terprovokasi

“Yang demo adalah saudara kita, kita harus lindungi, layani, dan ayomi mereka sesuai aturan UU. Koridor kita cuma satu, sistem hukum. Kita wajib memberikan perlindungan,” katanya dikutip antara.

Kendati demikian, pihaknya memerintahkan bila ada provokator yang memprovokasi pendemo untuk melakukan kekerasan, agar dilakukan penindakan.

“Kalau ada pelanggaran hukum, lakukan tindakan hukum dari persuasif sampai keras!” tegasnya dikutip antara.

Pihaknya berharap jajaran Brimob mampu mengamankan jalannya aksi unjuk rasa agar tidak berujung anarkis.

“Waspadai jangan sampai demo jadi anarkis, kacau. Kekacauan bisa terjadi karena beberapa faktor. Faktor pendemonya sengaja lakukan aksi provokatif. Saya minta rekan-rekan enggak terpancing, yang akan dimanfaatkan oknum-oknum sehingga terjadi bentrok. Ini perlu kita waspadai. Rekan sekalian harus menyikapi pengamanan demo dengan kepala dingin,” katanya.

Pihaknya pun berharap aksi demonstrasi pada 4 November akan berjalan aman dan damai sehingga situasi di Ibu Kota Jakarta tetap kondusif.

Telah beredar isu unjuk rasa besar-besaran ormas Islam menentang Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama akan digelar di Jakarta Pusat di antaranya di Balai Kota, Istana Presiden, Monumen Nasional dan beberapa daerah lain di antaranya Jakarta Timur, Jakarta Utara, Bekasi dan Tangerang, pada 4 November.

Mereka berunjuk rasa untuk mendesak Bareskrim Polri agar memproses Gubernur DKI JakartaBasuki T. Purnama alias Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama.(arah .com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here