Sinopsis The Fifth Estate – Kisah Pendiri Situs Kontroversial WikiLeaks

90
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | FILM – The Fifth Estate adalah film bergenre thriller-biographical yang dirilis pada 18 Oktober 2013 di Amerika Serikat (AS).

Disutradarai Bill Condon, sosok yang menghantarkan beberapa film seperti Candyman: Farewell to the Flesh, Kinsey, The Twilight Saga, Mr. Holmes, dll.

Diproduseri oleh Steve Golin, Brad Dorros, dan Michael Sugar.

Film ini terinspirasi dari kisah nyata Julian Assange dan Daniel Domscheit-Berg.

The Fifth Estate diangkat dari tulisan Daniel Domscheit-Berg berjudul Inside WikiLeaks.

Untuk penulisan ulang naskah dikerjakan oleh Josh Singer.

Dibintangi oleh Benedict Cumberbatch, Daniel Brühl, Anthony Mackie, David Thewlis, Alicia Vikander, Stanley Tucci, dan Laura Linney.

s

Aransemen musik dipercayakan kepada Carter Burwell, sinematografi diserahkan ke Tobias Schliessler, sedangkan urusan editing film oleh Virginia Katz.

Sinema berdurasi 128 menit ini didistribusikan oleh Walt Disney Studio Motion Pictures dan mendapat keuntungan sejumlah 8 juta dollar AS.

Film ini mendapat rating dari IMDb sejumlah 6.2, Rotten Tomatoes memberinya 37%, sedangkan Metacritic menghadiahkan nilai 49.

The Fifth Estate berkisah tentang dua orang pendiri situs WikiLeaks.

Pendirinya adalah jurnalis Daniel Domscheit-Berg (Daniel Bruhl) dan hacker komputer Julian Assange (Benedict Cumberbatch).

Mereka bertemu di Chaos Communication Congress di Berlin.

Daniel tertarik dengan aktivitas online yang membuatnya mendekat ke Assange.

Mereka berdua berkorespondensi melalui e-mail.

Mereka kemudian mulai bekerja bersama di WikiLeaks.

s

Website tersebut berisi informasi yang disembunyikan kepada publik dengan sumber yang tidak dimunculkan.

Target pertama mereka adalah bank Swiss, Julius Baer, yang cabangnya di Cayman Islands terhubung dengan aktivitas illegal.

Meskipun Baer kemudian menuntut mereka namun mereka masih bisa menjalankan WikiLeaks.

Kepercayaan diri mereka kemudian meningkat, keduanya memunculkan informasi rahasia selama tiga tahun kemudian.

Salah satunya rahasia Scientology yang mengungkapkan akun e-mail Sarah Palin, anggota British National Party.

Daniel pada awalnya senang dengan pekerjaan di WikiLeaks.

Ia bertujuan untuk mengubah dunia dengan memunculkan rahasia yang selama ini tidak diketahui oleh publik.

Namun lama-kelamaan hubungannya dengan Assange mulai memburuk.

Kehidupan pribadi Daniel juga terganggu karena WikiLeaks.

Ia diberhentikan dari pekerjaannya dan memiliki masalah dengan orang yang terungkap rahasianya.

Assange sendiri mengungkapkan bahwa kehidupannya lebih bermasalah.

Obsesi Assange terhadap WikiLeaks memiliki tujuan yang berbeda dengan Daniel.

Ia pernah mengalami trauma saat masih kecil, hal tersebut yang akhirnya lebih menonjol daripada tujuan ingin mengubah dunia.

s

Assange juga menyebutkan bahwa perlindungan terhadap narasumber sangat penting.

Namun Daniel merasa bahwa itu hanya cara Assange agar orang-orang mau berbicara tanpa peduli siapa yang nantinya tersakiti.

Ketegangan antara mereka berdua bertambah buruk saat Bradley Manning membocorkan ratusan dari ribuan dokumen pada WikiLeaks, termasuk video pesawat tempur di Baghdad, Afghan, dan Iraq War Logs, serta 250,000 US Diplomatic cables.

Assange ingin membocorkan dokumen tersebut segera tapi Daniel ingin agar mereka me-review dokumen tersebut terlebih dahulu.

Sebelum Assange bertindak lebih jauh, Daniel dan member lain Wikileaks menghapus website tersebut dan menutup akses Assange ke server.

Di akhir cerita WikiLeaks tetap berjalan membocorkan informasi dan dokumen Manning dirilis tanpa redaksi.

Sementara Daniel menulis sebuah buku tentang keterlibatannya dengan organisasi tersebut.

Saksikan kelanjutan kisahnya pada malam ini Senin 31 Oktober 2016, di stasiun televisi RCTI, pukul 00:45 (dinihari).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here