Donald Trump Tuding Google, Facebook, dan Twitter Sembunyikan Kasus Hillary

60
0

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sepertinya enggan untuk berhenti menuai polemik. Baru-baru ini Trump membuat pernyataan keras soal Facebook, Twitter, dan Google.

Trump menudi tiga situ situ telah mengubur pemberitaan negatif tentang Hillary Clinton yang jadi pesaingnya dalam perebutan kursi presiden di Amerika Serikat. “Wow, Twitter, Google and Facebook are burying the FBI criminal investigation of Clinton. Very dishonest media!” tulisnya lewat akun @realDonaldTrump, dikutip Senin (31/10/2016).

Menurut Trump, ketiga perusahaan teknologi itu dituding telah bersalah mengubur pemberitaan yang terkait dengan penyelidikan FBI ke email server pribadi Hillary Clinton.
Pernyataan ini langsung dikecam keras Facebook, Google, dan Twitter. Tak cuma tiga perusahaan teknologi ternama itu, cuitan ini mengundang reaksi beragam dari publik dunia maya (netizen).

Banyak yang menyayangkan tudingan Trump salah sasaran karena ketiga perusahaan itu bukan perusahaan media, melainkan bergerak di bidang teknologi.

Namun seperti dilansir Mashable, juru bicara Google maupun Facebook telah menampik tudingan Trump. Mereka menegaskan tak pernah mengutak-atik peringkat pemberitaan yang sedang ramai di media sosial demi mendukung salah satu capres.(solopos.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here