Saudi Siap Bombardir Raqqa, “Ibu Kota” ISIS di Suriah

47
SHARE

BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Arab Saudi menyatakan siap bergabung dengan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk membombardir Raqqa, “ibu kota” ISIS di Suriah. Kesiapan Saudi itu disampaikan pejabat top militer Riyadh, Mayor Jenderal Ahmed Al-Assiri, yang juga sebagai juru bicara koalisi Arab.

Menurut Assiri, Saudi siap ambil bagian dalam operasi militer di Raqqa jika diminta untuk melakukannya. Saudi saat ini memimpin koalisi Arab yang membombardir pemberontak Houthi di Yaman.

”Kerajaan ini (Arab Saudi) berkomitmen untuk memerangi ISIS di Suriah sebagai bagian dari koalisi internasional, termasuk sorti pesawat didelegasikan untuk itu, baik dari dalam kerajaan atau melalui pesawat tempur yang ditempatkan di pangkalan Incirlik Turki,” katanya kepada Al Arabiya yang dikutip Jumat (28/10/2016).

Koalisi internasional yang dipimpin AS bermaksud untuk memulai operasi guna merebut kembali Raqqa yang diklaim sebagai ibu kota de facto ISIS.

Terkait dengan operasi darat, Assiri mengatakan bahwa koalisi internasional dalam pertemuan di Washington sepakat mengandalkan pasukan lokal Suriah dan akan menyediakan fasilitas udara untuk mereka.

Jenderal Saudi juga mencatat bahwa angkatan udara Arab Saudi sudah berpartisipasi dalam serangan udara koalisi yang dipimpin AS melawan ISIS di Suriah sejak 2014. Menurutnya, Saudi sudah menerbangkan 201 sorti sejak itu.

Meski bertujuan untuk mengisolasi ISIS, Jenderal Assiri mengatakan Saudi tidak tertarik untuk ikut operasi militer memerangi ISIS di Mosul yang sedang dikobarkan militer Irak. Alasannya, operasi di Mosul sudah melibatkan pasukan yang didukung Iran.

Saudi dan Iran hingga kini masih bersitegang. Hubungan diplomatik kedua negara terputus sejak kantor Kedutaan Besar Saudi di Teheran diserang dan dibakar massa Iran yang memprotes eksekusi ulama Syiah, Nimr al-Nimr atas tuduhan terlibat terorisme.
(mas) (internasional.sindonews.com)