Iko Uwais Berbagi Rasa Dengan Chelsea Islan Di Film Headshot

54
SHARE

BHARATANEWS.ID | FILM – Dalam urusan berlaga di film action, kemampuan akting Iko Uwais sudah tak lagi diragukan. Aktingnya di The Raid mampu membuat para penonton berdecak kagum. Dan kini ia kembali menjajal kemampuan akting di film action garapan sutradara Mo Brothers, berjudul Headshot.

Di sini selain harus menampilkan adegan fighting, Iko juga dipasangkan dengan aktris cantik Chelsea Islan, untuk menambah bumbu drama dalam film Headshot. Lalu seperti apa chemistry yang tumbuh antara Iko dan Chelsea?

“Buat masalah chemistry, pasti akan berbeda di setiap project film. Saya ketemu tim fighter saja, enggak selalu sama di setiap filmnya. Harus reading dan menghafal koreonya lagi, karena sentuhannya pasti beda. Begitupun dengan Chelsea,” ujarnya saat ditemui dalam acara Headshot Goes To Binus University, di kawasan Kemanggisan, Rabu (26/10/2016).

Dalam kesempatan itu, Iko pun menjelaskan bahwa chemistry yang tumbuh diantara ia dan Chelsea bukan semata-mata hanya untuk menghafal dialog diantara sesama pemain. Namun akting itu harus sama-sama merasakan, “Jadi kami bukan adu akting, tapi yang namanya main film itu berbagi rasa. Apa yang Chelsea rasakan ya saya rasakan. Begitupun sebaliknya. Pengalaman saya selama kerja di dunia ini, menghafal dialog bukan hanya menghafal, tapi apa yang kita utarakan itu yang kita rasakan. Kita berdua harus sama-sama merasakan,” katanya.

Selain berbagi rasa, Iko pun mengaku tak menemukan kendala lain bersama Chelsea meskipun ini pengalaman pertama Chelsea bermain film action. Karenanya Iko mencoba untuk membantu Chelsea berlatih adegan fighting.

“Walau di sini ada kekerasannya cuma tetap kontrol. Saya lebih fikus ke dia (Chelsea) dalam masalah safety saja sih. Misal, sefatal dan sekeras apapun dia dilempar, dia bisa bertahan dan bisa berdiri sendiri,” ujarnya.

Sangat disinggung tentang apa alasan masyarakat Indonesia harus menyaksikan film Headshot yang rencananya akan tayang pada 8 Desember mendatang, Iko langsung tersenyum. “Menurut saya ini film yang jujur dan tulus. Disini tidak ada trik kamera sama sekali. Dalam adegan fighting dan drama semua jujur kita lakukan. Koreo juga full body contact enggak ada trik apapun di  kamera. Semua dilakukan sendiri, tanpa rekayasa apapun.” tegasnya.