Fokus ke Galaxy S8, Samsung Janjikan AI yang Lebih Baik

63
SHARE

BHARATANEWS.ID | TEKNOLOGI – Samsung masih belum tahu apa yang menyebabkan baterai Galaxy Note 7 meledak, tapi hal itu tidak menghentikan mereka untuk fokus membuat smartphone baru, yaitu Galaxy S8.

Lee Jae-yong, Vice Chairman dan anggota dewan Samsung yang juga merupakan penerus Samsung, berkata pada Wall Street Journal bahwa Galaxy S8 yang diluncurkan tahun depan akan memiliki “desain ramping dan kamera yang lebih baik.”

Smartphone tersebut juga akan memiliki AI yang lebih baik, kata Lee. Mengingat pada awal bulan ini, Samsung telah mengakuisisi Viv Labs, kreator Siri, tidak heran jika Galaxy S8 memiliki asisten digital yang lebih baik.

Karena Apple dan Google membanggakan asisten digital sebagai kelebihan ponsel mereka, bukan hal yang aneh jika Samsung juga akan berusaha memasukkan fitur serupa.

Namun, apakah kamera yang lebih baik, AI dan desain sudah cukup untuk memenangkan kembali hati konsumen?

Menurut laporan The Verge, ongkos penarikan kembali Galaxy Note 7 mencapai lebih dari USD5 miliar (Rp65,2 triliun). Namun, masih belum diketahui efek negatif kejadian ini pada reputasi Samsung dan pada penjualan smartphone dalam jangka panjang.

Ketika memutuskan untuk mengakhiri Galaxy Note 7, Samsung juga memberikan konsumen perlengkapan khusus. Badan penerbangan Amerika Serikat (FAA) juga telah melarang penumpang membawa Galaxy Note 7 ke pesawat. Semua hal ini menunjukkan bahwa Samsung memiliki tugas berat untuk memperbaiki reputasinya.

(metrotvnews)