Bekuk CLS, Satria Muda Melaju ke Semifinal Perbasi Cup

54
SHARE

BHARATANEWS.ID Jakarta – Satria Muda Pertamina memastikan diri melaju ke semifinal Perbasi Cup 2016 setelah mengalahkan CLS Knights Surabaya, yang juga lolos ke empat besar, dengan skor 79-69 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Kamis.

Dengan kemenangan di “big match” tersebut, Satria Muda tiga kali menang di tiga laga Grup A dan bertengger di posisi “runner up” dengan enam poin. Sementara CLS masih memimpin di klasemen grup setelah mengumpulkan tujuh poin setelah tiga kali menang sekali kalah di empat laga.

Satria Muda dan CLS berhak masuk semifinal dan melawan juara serta peringkat dua Grup B setelah poin mereka di klasemen Grup A tidak bisa lagi dikejar dengan tiga tim lainnya, Stadium Happy 8 Jakarta, NSH Jakarta, dan JNE Bandung Utama.

Pertandingan antara Satria Muda dan CLS berlangsung ketat setidaknya sampai kuarter kedua, di mana ketika itu CLS Knights, yang bermain dengan tim lapis keduanya, berhasil memimpin skor.

Jarron Tevanti Crump, pemain CLS asal Amerika Serikat, tampil menonjol dengan aksi tembakan dua dan tiga angkanya. Begitu pula “shooting guard” Bima Riski Ardiansyah.

Namun, memasuki kuarter ketiga, keadaan berbalik. Satria Muda yang mengandalkan pemain asingnya Tiras Jamaal Wade dan Dior “DLow” Lowhorn, memperbaiki permainan.

Dimulai dari tembakan tiga angka Wade yang membuat Satria Muda unggul 53-51 setelah tertinggal, Satria Muda seakan tidak bisa terbendung lagi.

Bola demi bola bersarang di keranjang CLS dan membuat klub yang dimiliki Eric Thohir itu unggul 65-53 di kuarter ketiga.

Ketika peluit kuarter empat dibunyikan, Bima Ardiansyah langsung beraksi dengan mencetak dua angka secara berurutan, memperkecil skor menjadi 65-57. Setelah itu, Satria Muda mengambil alih keadaan dan akhirnya menyelesaikan laga dengan skor akhir 79-69.

Wade dan DLow menjadi bintang dalam laga itu dengan mencatatkan “double-double”. Wade mencetak 26 poin dan 22 rebounds, sementara DLow bahkan bisa membuat 34 poin dan 12 rebounds.

Di kubu CLS, Jarron Crump menjadi yang terbaik dengan 22 poin dan enam rebounds.

Adapun kekalahan itu dimaklumi oleh pelatih CLS Wahyu Widayat Jati. Dia mengakui memang sengaja memasukkan pemain-pemain muda untuk memberi jam terbang.

“Namanya juga junior, mereka ada yang siap ada yang belum, terutama ketika menghadapi pemain asing (Wade dan DLow). Mereka belum terbiasa karena memang jarang bermain melawan pemain impor,” ujar Wahyu setelah pertandingan.

Namun, Wahyu berencana untuk menurunkan pemain terbaiknya di babak semifinal. Nama-nama “beken” seperti Mario Wuysang, Rachmad Febri Utomo, Muhammad Thoyib diprediksi akan bermain di empat besar.

Sementara pemain naturalisasi sekaligus pendulang poin andalan bagi CLS Jamarr Andre Johnson yang cedera lutut masih dipantau kondisinya, sama seperti sang kapten Sandy Febiansyakh Kurniawan yang baru sembuh dari diare parah.

“Kami lihat kondisi hari Sabtu (28/10) pagi. Kalau sembuh semua, saya akan beri kesempatan,” tutur Wahyu.

Satria Muda juga bersiap hadapi semifinal. Pelatih Youbel Sondakh menyatakan kemungkinan besar menurunkan pemain pelapis di laga terakhir di Grup A pada Jumat, 28 Oktober 2016, melawan Bandung Utama.

“Kemungkinan besar (pemain inti) disimpan karena setelah pertandingan terakhir kami akan menghadapi dua laga lagi,” kata Youbel.

Babak semifinal dipertandingkan pada Sabtu (29/10) di Britama Arena, Kelapa Gading dan laga final serta perebutan tempat ketiga sampai keenam diadakan pada Minggu (30/10) di tempat yang sama.(sport.tempo.co)