Tuntut Hapus Pungutan di Sekolah, Seratus Massa DKR Geruduk Balai Kota Depok

64
0

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Sekitar seratus massa berseragam merah hitam dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok melakukan unjuk rasa di depan Kompleks Kantor Balai Kota Depok di Jalan Margonda, Depok, Kamis (27/10).

Mereka menuntut dihapuskannya segala bentuk pungutan sekolah yang saat ini terjadi hampir di semua sekolah negeri di Depok, baik tingkat SD, SMP dan SMA atau SMK di Depok.

Massa menilai pungutan sekolah dilakukan dalam bentuk dan dalih yang dibuat seolah-olah perlu, padahal itu demi kepentingan pihak dan oknum sekolah.

Ketua DKR Depok, Roy Pangharapan, dalam aksinya menuturkan bentuk pungutan yang biasa terjadi di sekolah negeri di Kota Depok dan sebenarnya termasuk pungli adalah uang buku, uang seragam, uang study tour, uang LDK, uang wisuda, uang Ultah Guru, uang pindah guru, uang les, uang renang, uang try out dan banyak lainnya.

“Semuanya adalah bentuk pungutan yang memberatkan orangtua siswa. Karena total semua punguta bisa ratusan ribu perbulannya atau bahkan lebih untuk persiswa. Padahal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika Pemkot Depok tegas dan melarang pungutan dilakukan,” kata Roy.

Menurut Roy, Pemkot Depok bisa mencontoh Jakarta atau Bandung yang secara tegas melarang pungutan di sekolah negeri dalam bentuk apapun.

Bahkan, Wali Kota Bandung secara tegas berani memecat Kepsek yang diketahui di sekolahnya masih ada pungutan.

“Tapi di Depok, ngomongnya bayaran sekolah gratis, tapi semua pungutan diperbolehkan dan dilegalkan. Ini sama saja bohong dan justru lebih memberatkan ortu siswa,” kata Roy.

Massa yang berunjuk rasa dengan seragam merah hitam ini sebagian besar adalah perempuan. Mereka membawa spanduk dan poster yang menuntut dihapuskannya pungutan apapun di sekolah negeri di Depok.

Atas aksi mereka, ratusan personel Polresta Depok bersama Satpol PP Depok melakukan penjagaan dan pengamana di depan gerbang Kompleks Balai Kota Depok.

Sementara itu beberapa perwakilan DKR Depok diminta masuk untuk berdialog dan menemui pihak dari Dinas Pendidikan Depok untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung.

(tribun news)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here