Pemuda Makassar Kreatifkan Permainan Tradisional Untuk Go Internasional

70
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BUDAYA – Menyadari kurangnya minat terhadap permainan tradisional menggerakkan pemuda pemudi kota Makassar yang tergabung dalam Komunitas Jalan Jalan Seru yang bekerjasama dengan Telkomsel membuat Makassar Tradisional Games Festival atau MTGF yang akan dilaksanakan di Monumen Mandala, Makassar pada tanggal 29 sampai 30 Oktober 2016.

Dalam festival ini masyarakat khususnya pelanggan Telkomsel akan dibawa pada suasana beberapa tahun silam dengan mengingatkan permainan tradisional yang saat ini sudah jarang sekali dimainkan namun harus tetap dijaga kelestariannya karena merupakan warisan budaya Indonesia khususnya budaya Makassar.

Makassar Traditional Games Festival 2016 merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya setelah sukses dilakukan pada tahun 2012 hingga 2015. Dalam acara ini akan ada kegiatan memainkan 14 jenis permainan rakyat Sulawesi Selatan, parade budaya, pasar kuliner tradisional dan modern, area kids corner, dan bengkel permainan untuk anak-anak.

Ricky A. Setiawan GM Youth and Community Area Pamasuka mengatakan, “Untuk mendukung jalannya kegiatan tersebut, Telkomsel ikut berpartisipasi deengan menyediakan Mogi (Mobile GraPari), penjualan paket data LOOP, penggantian Usim 4G, dan juga layanan aktivasi stiker T-Cash. Tidak hanya menyediakan layanan komunikasi, kali ini Telkomsel juga akan membagi-bagikan hadiah yang sangat menarik, salah satunya adalah smartphone Samsung J1 Mini dan pulsa data dengan total jutaan rupiah. Pengunjung yang ingin menikmati hadiah tersebut dapat mengikuti lomba yang diadakan oleh Telkomsel dengan cara memfollow akun Instagram @Tsel4U, “katanya.

Yang berbeda pada festival tahun ini, membawa suasana silam para pengunjung mengenakan Dress Code bertema tradisional, masa kecil, dan perjuangan. Festival ini akan ditutup dengan malam puncak Parade Budaya Sulawesi Selatan yang dikemas dalam berbagai penampilan menarik dari sanggar-sanggar di Makassar.

Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Makassar.

Rum, perwakilan Dinas Parekraf mengungkapkan, kegiatan ini juga untuk mengembangkan dan melestarikan permainan tradisional. Serta pemerintah kota Makassar berharap, permainan permainan tradisional juga bisa sampai ke mancanegara.

“Kami dari pihak pemerintahan sangat mendukung kegiatan ini, jangan hanya produk dan tren luar negeri saja yang selalu masuk ke Indonesia tapi kalau bisa budaya kita juga bisa sampai ke negara negara lain,” tutur Rum. (KABARMAKASSAR.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here