Milan-Genoa, Relasi Bisnis Pelabuhan dan Kota Mode

62
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | Bisnis – Wajar kalau Genoa bisa menghentikan enam streak tak kalah AC Milan kemarin (26/10) di Stadion Luigi Ferraris. Sebab Rossoblu, julukan Genoa, sudah mengirim mata-matanya ke tubuh Milan dalam sewindu belakangan.

Bleacher Reports menulis kemarin, Milan dan Genoa ini punya hubungan ‘’bisnis’’ sejak musim 2008-2009 lalu. Dalam delapan tahun belakangan ada 13 pemain yang hilir mudik di antara kota pelabuhan dan kota mode tersebut.

Dibuka dari kepindahan Marco Boriello pada musim 2008-2009 lalu. Penyerang yang musim sebelumnya membuat 19 gol dalam 35 laga bersama Genoa dibeli Milan dengan harga EUR 8,75 juta (Rp 124,36 miliar).

Setahun kemudian Davide De Gennaro jadi pemain dengan status kepemilikan bersama antara Milan-Genoa. Pada 2010-2011, Milan memborong tiga pemain sekaligus dari Genoa. Untungnya, Milan kemudian jadi scudetto pada akhir musim.

Yakni masing-masing Sokratis Papastathopoulos, Kevin-Prince Boateng, dan Marco Amelia. Total belanja Rossoneri, julukan Milan, EUR 24,5 juta (Rp 348,21 miliar). Papastathopoulos jadi yang termahal diantara ketiganya dengan label EUR 14 juta (Rp 198,98 miliar).

Hubungan keduanya lalu berlanjut dengan kedatangan Stephan El Shaarawy pada musim 2011-2012 lalu. Il Faraone, julukan El Shaarawy, hijrah dengan harga EUR 20 juta (Rp 284,25 miliar).

Musim 2012-2013 mendatangkan Kevin Constant dengan harga EUR 2 juta (Rp 28,42 miliar). Musim 2013-2014 Valter Birsa dan Luca Antonelli pun bergabung dengan Milan. Dari kedua pemain, Antonelli berharga EUR 4,5 juta (Rp 63,95 miliar). Sementara Birsa adalah paket pertukaran dengan Luca Antonini.

Berlanjut musim 2015-2016, Juraj Kucka dan Andrea Bertolacci ikut jadi bagian transaksi Milan-Genoa. Kucka dihargai EUR 3 juta (Rp 42,63 miliar). Lantas Bertolacci sampai EUR 20 juta (Rp 284,25 miliar).

Namun jangan lupakan juga nama seperti Suso dan M’Baye Niang yang menjalani masa pinjaman ke Genoa dan kembali lagi ke Milan.

Nah, derasnya eksodus pemain dari Genoa ke Milan ini sayangnya tak melibatkan nama besar. Ada kecenderungan Milan menggemari pemain Genoa karena murah dan sesuai bujet. “Adakah yang ingat, siapakah nama sukses dari hasil transfer antara Genoa ke Milan?” sindir Pete Acquaviva lewat akun Twitter-nya @PDAcquaviva kemarin. (dra)