DOLAR AS 27 OKTOBER: Optimisme Kebijakan AS Tekan Yen, Indeks Hampiri Level Tertinggi

53
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | Bisnis – Pergerakan dolar AS naik menghampiri level tertingginya dalam tiga bulan terhadap yen Jepang pada perdagangan pagi ini, Kamis (27/10/2016), seiring tumbuhnya kepercayaan diri bank sentral AS Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuannya tahun ini di saat Bank of Japan (BOJ) memilih mempertahankan program stimulusnya.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka turun tipis 0,03% atau 0,028 poin di level 98,601.

Pergerakannya kemudian berbalik menguat hingga 0,12% atau 0,119 poin ke level 98,748 pada pukul 08.27 WIB.

Pada saat yang sama, nilai tukar yen Jepang terpantau melemah 0,10% atau 0,10 poin ke 104.57 per dolar setelah dibuka turun tipis 0,01% atau 0,01 poin di posisi 104,48.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, greenback bersiap mencatatkan rentetan penguatan terpanjangnya dalam tiga pekan terhadap mata uang Jepang tersebut setelah imbal hasil obligasi (Treasury yields) naik pada Rabu.

Pasca rilis data imbal hasil obligasi, prediksi kenaikan suku bunga AS sebelum akhir tahun ini menguat menjadi 73% dari 64% sepekan sebelumnya.

“Belum terdapat tren kuat untuk mendorong dolar ke atas 105 yen. Namun, kenaikan pada imbal hasil obligasi akibat data yang solid serta spekulasi lebih banyaknya kenaikan suku bunga tahun depan mungkin memberikan katalis,” ujar Kuniyuki Hirai, Kepala Perdagangan MUFG Union Bank.

Mayoritas para ekonom dalam survey Bloomberg memprediksi BOJ akan mempertahankan stimulusnya ketika Gubernur Haruhiko Kuroda beserta jajarannya bertemua pada 31 Oktober-1 November untuk menilai progress kerangka kontrol imbal hasil baru mereka.

Sementara itu, The Fed dijadwalkan menyelenggarakan pertemuan kebijakan selanjutnya pada 1-2 November, sepekan sebelum pemilihan Presiden AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here