Berjualan Pedestrian Jalan, Puluhan Gerobak PKL di Margonda Diangkut Satpol PP

59
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Sekitar 20 gerobak dan etalase pedagang kaki lima (PKL) mulai dari pedagang makanan hingga penjual minuman dan rokok, yang mangkal di atas pedestrian di Jalan Margonda, Depok, di sisi selatan Balai Kota Depok, ditertibkan petugas Satpol PP Depok, Kamis (27/10/2016) pagi.

Puluhan gerobak dan etalase para PKL itu, disita aparat secara sementara dan dibawa ke Kantor Satpol PP Depok. Selanjutnya para PKL di data untuk diajukan ke PN Depok untuk mengikuti sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Mereka dianggap telah melanggar Perda Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum (Tibum). Sebab mereka berjualan diatas pedestrian jalan yang seharusnya berfungsi bagi pejalan kaki.

Nantinya gerobak dan etalase para PKL yang disita petugas akan dikembalikan setelah PN Depok menyidangkan mereka.

Kepala Satpol PP Depok Dudi Miraz menuturkan pihaknya sudah jauh-jauh hari melarang para PKL berjualan di trotar atau di pedestrian jalan. Bahkan mereka sudah berkali-kali ditertibkan dalam operasi sebelumnya.

“Namun mereka selalu berjualan lagi di sana, sehingga harus kami tertibkan lagi untuk membuat efek jera dan mereka tak kembali lagi ke sana,” kata Dudi.

Menurut Dudi, dalam Perda Depok tentang Tibum, sangat jelas dinyatakan bahwa PKL tidak boleh berjualan di pedestrian jalan atau trotoar jalan yang fungsinya bagi pejalan kaki.

Karenanya, sesuai Perda, para PKL diajukan mengikuti proses hukum di PN Depok karena telah melakukan tindak pidana ringan.

Sanksi bagi mereka, kata Dudi, adalah denda yang besarannya ditentukan hakim PN Depok dan bisanya sekitar Rp 100 Ribu.

Ke depan, kata Dudi, pihaknya akan terus melakukan penertiban kepada para PKL lain di Jalan Margonda yang berjualan dengan menutup pedestrian jalan.

“Ini dilakukan untuk menjaga hak pejalan kaki dan mengembalikan fungsi pedestrian jalan,” katanya.

(tribun news)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here